Beban Bengkak, Laba ABM Investama Turun 36,48%

Beban Bengkak, Laba ABM Investama Turun 36,48%

- detikFinance
Senin, 01 Okt 2012 19:57 WIB
Beban Bengkak, Laba ABM Investama Turun 36,48%
Jakarta - Laba bersih perusahaan energi terintegrasi PT ABM Investama Tbk (ABMM) per semester I-2012 mencapai US$ 13,099 juta, turun 36,48% dari periode yang sama tahun lalu US$ 20,62 juta. Turunnya kinerja ini disebabkan meningkatnya beban perseroan di Januari hingga Juni 2012.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, Senin (1/10/2012), laba per saham lebih rendah dari US$ 0,01 per lembar menjadi US$ 0,0049 per lembar.

Total pendapatan ABM naik dari US$ 321,34 juta menjadi US$ 430,39 juta. Pendapatan dihasilkan dari jasa kontraktor tambang dan tambang batubara US$ 263,63 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendapatan tambang didapat dari sewa mesin pembangkit US$ 63,03 juta, divisi site services (SSD) dan repabrikasi (remen) US$ 25,77 juta, lalu logistik dan sewa kapal US$ 47,7 juta, serta US$ pabrikasi US$ 30,25 juta.

Namun beban penjualan juga tumbuh, bahkan lebih tinggi dari pendapatan. Beban per Juni mencapai US$ 340,8 juta dari sebelumnya US$ 254,19 juta. Laba kotor pun terkumpul US$ 89,59 juta atau turun US$ 22,4 juta dari posisi sebelumnya US$ 67,15 juta.

Laba usaha juga turun tipis dari US$ 32,95 juta menjadi US$ 37,704 juta. Usai terpangkas pajak, laba bersih pun hanya menyisakan US$ 13,099 juta.

Hingga semester I-2012 total aset ABM mencapai US$ 1,236 miliar, naik tipis dari posisi akhir 2011 US$ 1,11 miliar. Sementara utang perseroan US$ 888,31 juta, naik dari sebelumnya US$ 773,82 juta.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads