Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, Senin (1/10/2012), laba per saham lebih rendah dari US$ 0,01 per lembar menjadi US$ 0,0049 per lembar.
Total pendapatan ABM naik dari US$ 321,34 juta menjadi US$ 430,39 juta. Pendapatan dihasilkan dari jasa kontraktor tambang dan tambang batubara US$ 263,63 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun beban penjualan juga tumbuh, bahkan lebih tinggi dari pendapatan. Beban per Juni mencapai US$ 340,8 juta dari sebelumnya US$ 254,19 juta. Laba kotor pun terkumpul US$ 89,59 juta atau turun US$ 22,4 juta dari posisi sebelumnya US$ 67,15 juta.
Laba usaha juga turun tipis dari US$ 32,95 juta menjadi US$ 37,704 juta. Usai terpangkas pajak, laba bersih pun hanya menyisakan US$ 13,099 juta.
Hingga semester I-2012 total aset ABM mencapai US$ 1,236 miliar, naik tipis dari posisi akhir 2011 US$ 1,11 miliar. Sementara utang perseroan US$ 888,31 juta, naik dari sebelumnya US$ 773,82 juta.
(wep/dnl)











































