Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.595 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.590 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 14,552 poin (0,34%) ke level 4.250,845 berbarengan dengan penguatan pasar saham Asia. Saham-saham yang kemarin sudah terkena tekanan jual mulai dikoleksi kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG menutup perdagangan sesi I menguat 27,579 poin atau 0,65% ke level 4.263,872. Bursa mulai terlihat rebound setelah perdagangan kemarin terkena koreksi sehat. Sentimen positif dari pasar regional dan global menjadi katalis penggerak.
Posisi tertinggi yang bisa diraih indeks pada perdagangan hari ini berada di level 4.265,784, namun masih belum bisa menembus intraday tertingginya sepanjang masa. Penguatan indeks mulai melambat akibat aksi ambil untung.
Menutup perdagangan, Selasa (2/10/2012), IHSG menguat 20,546 poin (0,48%) ke level 4.256,839. Sementara Indeks LQ45 naik 4,712 poin (0,65%) ke level 730,710.
Aksi beli banyak dilakukan investor domestik, sementara asing masih melepas saham. Transaksi asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 18,56 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 152.700 kali pada volume 4,333 miliar lembar saham senilai Rp 3,858 triliun. Sebanyak 106 saham naik, sisanya 131 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional gagal memanfaatkan momentum meski dapat sentimen positif dari pasar
global, rata-rata jatuh ke zona merah sore ini. Bursa saham China, Hong Kong, dan India hari ini tutup menyambut libur nasional.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
- Indeks Nikkei 225 melemah 10,46 poin (0,12%) ke level 8.786,05. Â
- Indeks Straits Times naik 20,31 poin (0,66%) ke level 3.078,17. Â
- Indeks KOSPI menipis 0,18 poin (0,01%) ke level 1.996,03. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 2.000 ke Rp 240.000, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 250 ke Rp 52.250, Supreme Cable (SCCO) turun Rp 250 ke Rp 5.700, dan Hexindo (HEXA) turun Rp 200 ke Rp 8.300.
(ang/dnl)











































