Managing Director Grup Rajawali Darjoto Setyawan menambahkan, memang pihaknya ingin melepas saham sebagian dalam anak usaha Express Group. Namun ia memastikan Rajawali tetap menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 51%.
"Ya kita lepas sebagian, sisanya dari saham baru. Namun tetap mayoritas," jelasnya di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Express Group memang menawarkan harga saham pada kisaran Rp 440 - Rp 860. Permohonan IPO ini perseroan menawarkan 1,051 miliar lembar saham, yang terdiri dari saham biasa atau nama baru 795,6 juta lembar. Sisanya 255,68 juta lembar saham biasa atas nama pendiri, dalam hal ini Rajawali Corpora.
Sebagai penjamin pelaksana efek (underwriter) perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas sedangkan internasional selling agent adalah JP Morgan, mengingat penawaran dilakukan ke investor luar negeri.
Hingga 30 April perseroan memiliki 6.396 taksi reguler dengan operasi di wilayah Jadetabek, Surabaya, Semarang dan Medan. Target hingga 2012, perseroan membidik 8.000 unit taksi.
(wep/ang)











































