Data Tenaga Kerja AS Tak Cukup Hijaukan Wall Street

Data Tenaga Kerja AS Tak Cukup Hijaukan Wall Street

- detikFinance
Sabtu, 06 Okt 2012 11:05 WIB
Data Tenaga Kerja AS Tak Cukup Hijaukan Wall Street
Foto: Reuters
Jakarta - Pergerakan pasar saham Wall Street bergerak mixed menutup pekan pertama Oktober 2012. Indeks Dow Jones menghijau 34,79 poin (0,26%) ke posisi 13,610.15.

Sementara Indeks Standard & Poor's (S&P) 500 melemah 0,47 poin (0,03%) ke posisi 1,460.93. Indeks komposit Nasdaq juga ikut turun 13,27% ke posisi 3,136.19.

S&P 500 mengakhiri rentetan penguatannya selama beberapa hari terakhir. Investor mengambil aksi ambil untung jelang tutup pekan ini. S&P 500 mengalami penurunan 2,4% berdasarkan data triwulan III dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Nasdaq melemah dipicu olej tekanan saham Apple Inc (AAPL). Saham Apple turun cukup dalam 2,1% dan ditutup pada level US$ 652.59.

Chris Bertelsen, Chief Investment Officer dari Global Financial Private Capital, menjelaskan, data tenaga kerja AS memang menunjukkan peningkatan, namun investor tidak cukup merespon secara positif. Investor cenderung mengamankan posisi portofolionya pada tutup perdagangan akhir pekan ini

"Sisi negatif terus menggerakkan pasar pada posisi overbought, dan ini terus berlanjut dan menimbulkan masalah," tutur Ralph Edwards, Director of Derivatives Strategy at ITG dikutip Reuters, Sabtu (6/10/2012).
Pemerintah AS mengeluarkan data tenaga kerja terbaru yang menunjukkan perbaikan. Tingkat pengangguran turun 0.3% pada bulan September ke posisi 7,8%.

Angka pengangguran ini terendah sejak Januari 2009. Survei pada tingkat rumah tangga menunjukkan tingkat penyerapan tenaga kerja yang signifikan.

Pada survei terpisah juga menggambarkan terjadi penyerapan tenaga kerja, dari hasil penambahan 114.000 payrolls di bulan lalu. Semantara pada bulan-bulan sebelumnya angka payrolls hanya 86.000 penyerapan tenaga kerja.
(wep/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads