Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (5/10/2012), IHSG ditutup melonjak 39,853 poin (0,93%) ke level 4.311,314. Sementara Indeks LQ45 menanjak 8,465 poin (1,15%) ke level 744,835.
Posisi intraday tertingginya berada di level 4.320,591. Aksi ambil untung setelah indeks menguat tinggi membuat laju penguatannya sedikit terhambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Indeks Standard & Poor's (S&P) 500 melemah 0,47 poin (0,03%) ke posisi 1,460.93. Indeks komposit Nasdaq juga ikut turun 13,27% ke posisi 3,136.19.
Hari ini, IHSG diperkirakan cenderung melemah setelah menyentuh posisi tertingginya akhir pekan lalu. Aksi ambil untung akan terjadi di saham-saham yang sudah naik cukup tinggi.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks KOSPI melemah 6,55 poin (0,33%) ke level 1.988,62. Β
- Indeks NZSE 50 naik tipis 4,82 poin (0,12%) ke level 3.909,67. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
Pada perdagangan terakhir pekan lalu, IHSG berhasil melanjutkan kenaikan pasca tembus rekor tertinggi pada hari Kamis. Kenaikan IHSG didorong oleh data-data ekonomi AS yang lebih baik dari estimasi dan juga pernyataan ECB yang siap membeli surat utang. Klaim tunjangan pengangguran AS pekan lalu tercatat sebesar 367.000, lebih baik dari perkiraan yang sebesar 370.000. Factory orders bulan Agustus mengalami penurunan 5,2%, walau menurun tetapi lebih baik dari perkiraan yang turun -5,9%.Data consumer confidence AS naik dalam 6 pekan berturut-turut. Kenaikan ini merupakan yang terlama sejak 2006, seiring dengan masyarakat AS yg mulai optimis terhadap keuangan mereka. ECB memberikan pernyataan siap untuk membeli surat utang secepatnya setelah persyaratan2 dipenuhi. Dalam meetingnya kemarin ECB juga menahan suku bunga rendah di level 0,75% Mengawali pekan ini kami proyeksikan indeks masih akan berpeluang untuk menguat meski terbatas. Kami melihat upaya dari EU, China dan AS dalam mendorong perekonomian menjadi pendorong naiknya indeks pada pekan ini. Disisi lain pasar juga akan wait and see atas laporan keuangan emiten untuk K3-12. Kisaran support-resistance 4.285-4.320.
eTrading Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik 39,85 poin (+0,93%) ke level 4.311,31 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,18 juta lot atau setara Rp5,42 triliun.
Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor basic-industry(-0,31%) dan finance(-0,17%). Tercatat sebanyak 147 saham mengalami penguatan, 90 saham mengalami penurunan, 101 saham tidak mengalami perubahan dan 124 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I ASII(+6,45%), TOWR(+16,96%), PGAS(+2,42%), UNTR(+2,49%), dan ICBP(+3,76%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. CPIN(-2,42%), BBRI(-0,67%), BBCA(-0,63%), MNCN(-2,70%), dan SMCB(-3,97%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 644,65 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. ASII, PGAS, INDF, BBRI, dan JSMR.
Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.594 per Dollar AS. Secara teknikal kenaikan IHSG akhir pekan lalu adalah konfirmasi uptrend lanjutan. Resistance selanjutnya ada di 4330 dan support di 4250. Pada perdagangan hari Senin, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan turun. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ASII, SMGR PGAS.
(ang/ang)











































