Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG masih mampu naik tipis meski di tengah negatifnya pasar saham Asia. IHSG bertambah 0,523 poin (0,01%) ke level 4.311,837.
Investor cenderung berhati-hati menyusul maraknya sentimen negatif dari pasar global. Beberapa investor masih ada yang berani melakukan aksi beli selektif meski di tengah maraknya sentimen negatif pasar global dan regional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (8/10/2012), IHSG naik tipis 2,725 poin (0,06%) ke level 4.314,039. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 1,633 poin (0,22%) ke level 746,468.
Meski menguat, indeks belum bisa menembus level intraday tertingginya yang diraih akhir pekan lalu yaitu di level 4.320,591. Aksi beli selektif dilakukan investor sambil berhati-hati.
Penguatan kali ini ditopang oleh saham-saham lapis dua. Investor melepas saham-saham unggulan yang kemarin naik cukup tinggi.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 63.157 kali pada volume 1,51 miliar lembar saham senilai Rp 2,073 triliun. Sebanyak 94 saham naik, sisanya 112 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia membuat pasar saham Asia kompak terjebak di zona merah. Sementara pasar saham Jepang hari ini libur nasional.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 15,65 poin (0,75%) ke level 2.070,52. Â
- Indeks Hang Seng turun 132,98 poin (0,63%) ke level 20.879,40. Â
- Indeks Straits Times berkurang 19,06 poin (0,61%) ke level 3.088,81. Â
- Indeks KOSPI terpangkas 15,16 poin (0,76%) ke level 1.980,01. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya J Resources (PSAB) naik Rp 300 ke Rp 5.250, Chandra Asri (TPIA) naik Rp 150 ke Rp 2.550, FKS Multi Agro (FISH) naik Rp 150 ke Rp 2.200, dan Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 125 ke Rp 2.525.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 20.200, Mayora (MYOR) turun Rp 300 ke Rp 22.200, Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 20.950, dan SMART (SMAR) turun Rp 200 ke Rp 6.800.
(ang/dru)











































