Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di posisi Rp 9.584 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,891 poin (0,02%) ke level 4.312,205. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,227 poin (0,03%) ke level 745,062.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 2,725 poin (0,06%) ke level 4.314,039. Sementara Indeks LQ45 menguat tipis 1,633 poin (0,22%) ke level 746,468.
Akhirnya IHSG pada Senin (8/10/2012) ditutup melemah 43,079 poin atau 1% ke level 4.268,235. Sementara Indeks LQ45 juga tercatat melemah 0,78% atau 5,801 poin ke level 739,034.
IHSG mengikuti pasar global yang bergerak flat akibat investor kurang merespon positif data tenaga kerja AS yang mengalami peningkatan dan pengangguran yang turun 0,3% di bulan September ke level 7,8%.
Bursa-bursa saham di Asia kompak melemah di zona merah setelah pekan lalu rata-rata naik cukup tinggi. Pelaku pasar masih menanti hasil pertemuan para petinggi Uni Eropa dalam menanggulangi krisis utang setempat.
Pada perdagangan hari ini, terlihat 65 saham bergerak naik, 193 saham anjlok dan 74 saham stagnan.
Bursa mencatat terjadi volume transaksi hingga 127.931 dengan 3,58 miliar lembar saham ditransaksikan. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp 4,77 triliun.
Kekhawatiran akan melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia membuat pasar saham Asia kompak terjebak di zona merah. Sementara pasar saham Jepang hari ini libur nasional.
Berikut situasi di bursa-bursa Sore pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 11,75 poin (0,56%) ke level 2.074,42.
- Indeks Hang Seng turun 187,82 poin (0,89%) ke level 20.824,56.
- Indeks KOSPI berkurang 13,28 poin (0,60%) ke level 1.981,89.
- Indeks Straits Times melemah 32 poin (1,00%) ke level 3.075,20.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya J Resources (PSAB) naik Rp 300 ke Rp 5.250, Lion Metal Works (LION) naik Rp 200 ke Rp 10.300, FKS Multi Agro (FISH) naik Rp 150 ke Rp 2.200, dan Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 125 ke Rp 2.525.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 49.000, United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 19.750, Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 20.600.
(dru/hen)











































