Targetkan Dana Rp 250 Miliar, Saratoga Siap IPO 2 Anak Usaha

Targetkan Dana Rp 250 Miliar, Saratoga Siap IPO 2 Anak Usaha

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Senin, 08 Okt 2012 17:40 WIB
Targetkan Dana Rp 250 Miliar, Saratoga Siap IPO 2 Anak Usaha
Jakarta -

Perusahaan investasi pimpinan dua pengusaha Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya, berencana mencatatkan dua anak usahanya lagi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dua perusahaan yang bergerak pada bidang consumer goods ini ditargetkan listing pada Juni 2013.

"Kami masih menyiapkan dua perusahaan lagi untuk IPO. Bidangnya consumer. Kami akan lakukan itu (IPO) dalam 18 bulan ke depan," kata CEO Edwin Soeryadjaya saat berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Senin (8/10/2012).

Meski merahasiakan identitas dua anak usahanya tersebut, Edwin berharap pelaksanaan IPO berjalan lancar. Perseroan masih mematangkan persiapan dua anak usahanya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chief Financial Officer Saratoga, Ngo Jerry Go menambahkan, dua anak usaha ini tidak hanya bergerak pada bisnis konsumer. Tapi juga bisnis distribusi sepeda motor Honda ke Jawa Timur.

Dua anak usaha ini menargetkan dapat meraih dana masing-masing Rp 200 miliar-Rp 250 miliar. Perseroan dalam melakukan permohonan IPO ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), menggunakan laporan keuangan Desember 2012.

"Next ada dua, kita akan menggunakan buku Desember, hingga efektif (listing) Juni. Perkiraan dana Rp 200-250 miliar," tutur Jerry.

Sebagai perusahaan investasi, Saratoga juga memiliki kewajiban kepada investor. Caranya dengan IPO karena dianggap paling efisien.

Saratoga memang dikenal jago dalam berinvestasi. Hari ini anak usaha Saratoga, PT Provident Agro Tbk (PALM) mencatatkan sahamnya di BEI. Usai publik masuk sebagai salah satu pemegang saham, Saratoga melalui PT Saratoga Sentra Business memiliki 43,3% dari total saham. Perseroan bermitra dengan PT Provident Capital dalam kepemilikan saham PALM dengan porsi seimbang.

Anak usaha perseroan yang jua telah menyandang status perusahaan Tbk adalah PT Tower Bersama Tbk (TBIG). Di anak usahanya yang satu ini, Saratoga memiliki 17,86% saham melalui PT Saratoga Infrastruktur.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads