Aksi Beli Selektif Bantu IHSG Menguat 12 Poin

Aksi Beli Selektif Bantu IHSG Menguat 12 Poin

- detikFinance
Selasa, 09 Okt 2012 16:10 WIB
Aksi Beli Selektif Bantu IHSG Menguat 12 Poin
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertambah 12 poin menyusul aksi beli selektif di saham-saham lapis dua. Rencana pemerintah China memberikan tambahan stimulus membuat investor bersemangat.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.590 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 8,535 poin (0,20%) ke level 4.276,770 setelah dapat sentimen positif dari bangkitnya pasar-pasar saham Asia. Investor masih berhati-hati terhadap sentimen melambatnya pertumbuhan ekonomi global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham yang kemarin sudah terkena koreksi kini mulai diburu investor, terutama saham-saham unggulan. Aksi beli selektif sudah terjadi meski belum ramai.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 20,542 poin (0,48%) ke level 4.288,777 akibat aksi beli selektif di saham-saham lapis dua. Sembilan sektor berhasil menguat, hanya satu masih terkoreksi.

Indeks bergerak tidak terlalu kencang, dan sempat jatuh ke zona merah menjelang penutupan perdagangan hari ini yaitu di level 4.263,157. Posisi tertinggi yang bisa diraih indeks hari ini ada di level 4.293,982

Mengakhiri perdagangan, Selasa (9/10/2012), IHSG ditutup menguat 12,015 poin (0,28%) ke level 4.280,250. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 2,689 poin (0,36%) ke level 741,723.

Aksi ambil untung sempat terjadi di saham-saham unggulan setelah sempat naik tinggi siang tadi. Alhasil, laju penguatan indeks sempat terhambat dan sedikit melambat. Indeks dapat semangat dari penguatan sebagian bursa-bursa regional.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 140.439 kali pada volume 3,426 miliar lembar saham senilai Rp 4,235 triliun. Sebanyak 106 saham naik, sisanya 123 saham turun, dan 106 saham stagnan.

Bursa saham China dan Hong Kong berhasil ditutup di zona hijau menyusul rencana tambahan stimulus dari pemerintah China untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Sayangnya, pasar saham Jepang dan Singapura terjebak di zona merah.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 40,81 poin (1,97%) ke level 2.115,23.  
  • Indeks Hang Seng menanjak 112,72 poin (0,54%) ke level 20.937,28.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 93,71 poin (1,06%) ke level 8.769,59.  
  • Indeks Straits Times turun 10,77 poin (0,35%) ke level 3.065,88.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 ke Rp 49.900, J Resources (PSAB) naik Rp 500 ke Rp 5.750, Multi Prima (LPIN) naik Rp 300 ke Rp 10.100, dan Indosat (ISAT) naik Rp 300 ke Rp 5.950.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 550 ke Rp 20.450, Astra Agro (AALI) turun Rp 200 ke Rp 20.400, ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) turun Rp 180 ke Rp 1.040, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 150 ke Rp 6.800.


(ang/wep)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads