Mengawali perdagangan IHSG dibuka melemah 11 poin (0,26%) ke posisi 4.268,761. Sementara indeks LQ45 juga turun 0,39% atau 2,866 poin ke posisi 739,219.
Indeks sempat menyentuh level tertinggi hingga siang ini di 4.276,891. Sebelum kembali turun di penutupan siang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 79.611 kali pada volume 2,12 miliar lembar saham senilai Rp 2,150 triliun. Sebanyak 94 saham naik, sisanya 105 saham turun, dan 95 saham stagnan.
Sektor infrastruktur dan konstruksi yang terlihat menghijau disamping basic industry. Sedangkan seluruh sektor lainnya loyo.
Keputusan IMF yang kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global ini membuat bursa Asia enggan bergerak ke zona positif. Bahkan IMF baru saja menyatakan emerging market mulai terkena dampak krisis ekonomi global ini.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai anjlok 5,42 poin (0,26%) ke level 2.114,65.
- Indeks Hang Seng naik 50,30 poin (0,24%) ke level 20.969,76.
- Indeks Nikkei 225 melemah 52,20 poin (0,61%) ke level 8.543,50.
- Indeks Straits Times turun 7,47 poin (0,88%) poin ke level 3.026,21.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya (MYOR) naik Rp 400 ke Rp 22.350, (PSAB) naik Rp 350 ke Rp 6.050, (ITMG) naik Rp 300 ke Rp 41.650 dan (INTP) Rp 150 ke Rp 20.900.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain (GTBO) turun Rp 175 ke Rp 3.725, (BMRI) turun Rp 150 ke 7.950, (ISAT) turun Rp 100 ke Rp 6.000 dan (INDF) turun Rp 100 ke Rp 5.700.
(dru/wep)











































