Pada perdagangan preopening, IHSG turun 2,603 poin (0,06%) ke level 4.308,788. Sedangkan Indeks LQ45 turun tipis 0,663 poin (0,09%) ke level 745,319.
Membuka perdagangan awal pekan, IHSG turun tipis 0,847 poin (0,02%) ke level 4.310,544. Indeks LQ45 turun tipis 0,084 poin (0,01%) ke level 746,066.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menutup perdagangan, Senin (15/10/2012) IHSG ditutup menguat 2,131 poin (0,05%) ke level 4.313,522. Indeks LQ45 tercatat menguat 0,618 poin ke 746,600.
Perdagangan kali ini berjalan cukup ramai dimana total nilai perdagangan saham mencapai Rp 4,42 triliun. Sebanyak 119 saham meningkat dan 112 saham terlihat anjlok. Sebanyak 100 saham sisanya stagnan.
Meskipun bursa masih terkontaminasi sentimen global, IHSG mampu bangkit dari zona merah. Pasalnya sentimen positif dari dalam negeri seperti ekonomi yang terus tumbuh hingga tingkat konsumsi masyarakat yang membaik membawa pengaruh bagus bagi investor.
Panin Sekuritas menyebutkan bursa regional dibayangi oleh kekhawatiran melemahnya bursa regional menyusul beberapa data makro ekonomi pekan lalu yang mengindikasikan perekonomian negara dengan ekonomi terbesar ke 2 di dunia tengah melambat. Meski demikian, tekanan indeks regional berangsur mereda setelah pengumuman data ekspor China September yang menguat tertinggi dalam 3 bulan.
Sementara itu bursa regional Asia lainnya terlihat mixed. Bursa Asia masih berpotensi menguat begitu juga dengan IHSG dengan dukungan transaksi yang cukup besar dikarenakan dukungan kondisi ekonomi dalam negeri yang cukup baik.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Shanghai Composite turun 6,23 poin (0,30%) ke level 2,098,70.
- Indeks Hang Seng naik 11,82 poin (0,06%) ke level 21.148,25.
- Indeks Nikkei 225 naik 43,81 poin (0,51%) ke level 8.577,93.
- Indeks Straits Times naik 5,19 poin (0,17%) poin ke level 3.047,53.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih berada di kisaran Rp 9.620 per dolar AS atau melemah dibandingkan pembukaan tadi pagi di Rp 9.585 per dolar AS.
(dru/dnl)











































