Sudah Jenuh Beli, IHSG Disemangati Positifnya Pasar Global

Rekomendasi Saham

Sudah Jenuh Beli, IHSG Disemangati Positifnya Pasar Global

- detikFinance
Rabu, 17 Okt 2012 08:07 WIB
Sudah Jenuh Beli, IHSG Disemangati Positifnya Pasar Global
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali cetak rekor tertingginya di 4.329,076 menyusul maraknya aksi beli di saham-saham lapis dua. Rekor intraday tertinggi juga terpecahkan hari ini di level 4.329,476.

Menutup perdagangan, Selasa (16/10/2012), IHSG naik 15,554 poin (0,36%) ke level 4.329,076. Sementara Indeks LQ45 menguat 3,482 poin (0,47%) ke level 750,082.

Semalam, Wall Street melaju cukup kencang didorong oelh kinerja emiten raksasa yang melebihi ekspektasi pasar. Saham Citigroup melonjak 1,6% meski bosnya mengundurkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 127,55 poin (0,95%) ke level 13.551,78. Indeks S&P 500 melonjak 14,79 poin (1,03%) ke level 1.454,92, sementara Indeks Komposit Nasdaq bertambah 36,99 poin (1,21%) ke level 3.101,17.

Hari ini, IHSG diperkirakan masih akan menguat meski sudah memasuki area jenuh beli. Sentimen positif yang datang dari pasar global dan regional bisa membantu IHSG cetak rekor baru lagi.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 98,14 poin (1,13%) ke level 8.799,45. Β 
  • Indeks KOSPI naik 19,25 poin (0,99%) ke level 1.960,79. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis. Kenaikan didorong oleh menguatnya bursa regional menyusul data penjualan ritel AS dan laporan keuangan Citigroup yang melampaui perkiraan. Ada sekitar 84 emiten di S&P500 yang akan merilis kinerja Q3 pada pekan ini, dan sejauh ini sudah sebanyak 38 yang merilis dengan sebanyak 27 kinerja emiten yang lebih baik dari perkiraan. Sepertinya ekspektasi akan kinerja Q3 yang rendah akan cukup mudah untuk dilampaui oleh emiten di S&P500. Data penjualan ritel AS bulan September tumbuh 1,1% melampaui perkiraan yang hanya sebesar 0,8%. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas. Faktor eksternal diperkirakan masih akan menjadi penggerak indeks hari ini. Pasar masih menanti perkembangan dari Eropa antara lain data makro dari Jerman, dan juga hasil pertemuan Uni Eropa di Brussel pekan ini. Kisaran support-resistance 4.300-4.338.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 15,55 poin (+0,36%) ke level 4.329,08 dengan jumlah transaksi sebanyak 7,39 juta lot atau setara Rp3,84 triliun. Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor agri(-0,41%), mining(-0,29%), dan consumer(-0,87%).

Tercatat sebanyak 107 saham mengalami penguatan, 100 saham mengalami penurunan, 122 saham tidak mengalami perubahan dan 135 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I ASII(+2,55%), TLKM(+2,60%), BBCA(+1,24%), MNCN(+3,64%), dan INDF(+2,59%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. GGRM(-3,57%), BBRI(-1,31%), ICBP(-1,97%), CPIN(-1,61%), dan UNVR(-0,38%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp416,62 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, INTP, BBCA, INDF, dan ASRI. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.598 per Dollar AS.

Kenaikan IHSG kemarin masih menyisakan downside yang belum tuntas sehingga untuk perdagangan besok perlu sedikit hati-hati dimana IHSG masih mendapatkan sentimen negatif dan kecenderungan turun. Support IHSG berada pada 4292 dan resistance berada pada 4310.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : ANTM, TINS, INCO.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads