Sudah Jenuh Beli, IHSG Masih Bisa Naik 6 Poin

Sesi I

Sudah Jenuh Beli, IHSG Masih Bisa Naik 6 Poin

- detikFinance
Rabu, 17 Okt 2012 11:56 WIB
Sudah Jenuh Beli, IHSG Masih Bisa Naik 6 Poin
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 6 poin menyusul aksi beli di saham-saham lapis dua, meski indeks sudah masuk area jenuh beli. Aksi ambil untung menghambat laju penguatan IHSG.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 11,763 poin (0,27%) ke level 4.340,839. Indeks belum berhenti mencetak rekor tertingginya disemangati oleh positifnya pasar saham global dan regional.

Maraknya sentimen positif yang beredar membuat investor mulai melancarkan aksi beli di saham-saham unggulan. Padahal posisi indeks sudah masuk area jenuh beli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi intraday tertinggi yang bisa diraih indeks hari ini berada di level 4.354,177. Sudah tiga hari ini indeks terus menguat dan mencetak rekor terbaru sepanjang masa.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (17/10/2012), IHSG naik 6,710 poin (0,15%) ke level 4.335,786. Sementara Indeks LQ45 menguat 0,442 poin (0,07%) ke level 617,314.

Laju indeks sedikit terhambat oleh aksi ambil untung. Maklum saja, indeks sudah terus-terusan menguat sejak akhir pekan lalu. Aksi ambil untung ini banyak dilakukan di saham-saham konsumer dan tambang.

Saham-saham lapis dua masih menjadi penopang reli indeks hari ini, sektornya melesat lebih dari satu persen. Sektor finansial juga turut memberi andil, menguat setelah perburuan saham-saham bank.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 83.307 kali pada volume 1,988 miliar lembar saham senilai Rp 2,592 triliun. Sebanyak 105 saham naik, sisanya 98 saham turun, dan 98 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional mampu mempertahankan momentum dengan bertahan di zona hijau. Bursa saham Jepang melesat lebih dari satu perse dan memimpin penguatan hari ini.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,24 poin (0,11%) ke level 2.101,05.  
  • Indeks Hang Seng menanjak 204,19 poin (0,96%) ke level 21.411,26.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 112,19 poin (1,29%) ke level 8.813,50.  
  • Indeks Straits Times naik 11,19 poin (0,37%) ke level 3.058,00.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indocement (INTP) naik Rp 500 ke Rp 21.950, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 300 ke Rp 52.800, Multi Prima (LPIN) naik Rp 200 ke Rp 10.250, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 200 ke Rp 3.350.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 50.500, Surya Citra (SCMA) turun Rp 300 ke Rp 10.300, Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 300 ke Rp 2.700, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 250 ke Rp 20.800.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads