Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.590 per
dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.605 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maraknya sentimen positif yang beredar membuat investor mulai melancarkan aksi beli di saham-saham unggulan. Padahal posisi indeks sudah masuk area jenuh beli.
Posisi intraday tertinggi yang bisa diraih indeks hari ini berada di level 4.354,177. Sudah tiga hari ini indeks terus menguat dan mencetak rekor terbaru sepanjang masa.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 6,710 poin (0,15%) ke level 4.335,786 menyusul aksi beli di saham-saham lapis dua, meski indeks sudah masuk area jenuh beli. Aksi ambil untung menghambat laju penguatan IHSG.
Laju indeks sedikit terhambat oleh aksi ambil untung. Maklum saja, indeks sudah terus-terusan menguat sejak akhir pekan lalu. Aksi ambil untung ini banyak dilakukan di saham-saham konsumer dan tambang.
Indeks bergerak labil menjelang penutupan perdagangan, mondar-mandir antara zona merah dan hijau. Posisi terendah indeks hari ini berada di level 4.321,728.
Mengakhiri perdagangan, Rabu (17/10/2012), IHSG ditutup naik 8,450 poin (0,20%) ke level 4.337,526. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 1,577 poin (0,21%) ke level 751,659.
Aksi ambil untung banyak dilakukan oleh investor lokal. Sedangkan para pemodal asing hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih senilai Rp 229,85 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 156.936 kali pada volume 4,856 miliar lembar saham senilai Rp 5,12 triliun. Sebanyak 110 saham naik, sisanya 113 saham turun, dan 108 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional menutup perdagangan hari ini dengan kompak di zona hijau. Sentimen positif dari Eropa dan AS membuat pelaku pasar regional bersemangat.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 6,81 poin (0,32%) ke level 2.105,62. Â
- Indeks Hang Seng menanjak 209,57 poin (0,99%) ke level 21.416,64. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 105,24 poin (1,21%) ke level 8.806,55. Â
- Indeks Straits Times naik 4,83 poin (0,16%) ke level 3.051,64. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indocement (INTP) naik Rp 500 ke Rp 21.950, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 300 ke Rp 3.425, Japfa (JPFA) naik Rp 22 ke Rp 5.100, dan Bank Mega (MEGA) naik Rp 200 ke Rp 3.350.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 850 ke Rp 50.400, Surya Citra (SCMA) turun Rp 350 ke Rp 10.250, Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 20.700, dan Indo Kordsa (BRAM) turun Rp 300 ke Rp 2.700.
(ang/dru)











































