Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.610 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.590 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 11,101 poin (0,26%) ke level 4.348,627 kembali melanjutkan penguatan dan menembus rekor tertingginya. Sentimen positif marak beredar, terutama dari pasar global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 16,040 poin (0,37%) ke level 4.353,566 menyusul aksi beli selektif di saham-saham unggulan dan lapis dua. Indeks kembali menembus posisi intraday tertingginya sepanjang masa.
Indeks kembali menembus rekor intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.362,343. Indeks terus menanjak sejak pembukaan perdagangan dan berhasil menghindari zona merah sejak pagi tadi.
Menutup perdagangan, Kamis (18/10/2012), IHSG bertambah 16,040 poin (0,37%) ke level 4.353,566. Sementara Indeks LQ45 naik 3,418 poin (0,45%) ke level 755,077.
Aksi beli didominasi investor asing, sementara domestik melakukan aksi ambil untung. Transaksi asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 767,89 miliar di seluruh pasar.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 142.207 kali pada volume 5,231 miliar lembar saham senilai Rp 4,982 triliun. Sebanyak 113 saham naik, sisanya 110 saham turun, dan 114 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia berhasil melesat tinggi sore ini, dipengaruhi sentimen positif dari data ekonomi AS serta komentar dari perdana mentri China Wen Jiabao yang menyatakan perekonomian China masih berjalan relatif baik.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melonjak 26,07 poin (1,24%) ke level 2.131,69.
- Indeks Hang Seng menguat 102,07 poin (0,48%) ke level 21.518,71.
- Indeks Nikkei 225 melesat 176,31 poin (2,00%) ke level 8.982,86.
- Indeks Straits Times naik 12,55 poin (0,41%) ke level 3.058,22.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya
Multi Bintang (MLBI) naik Rp 2.000 ke Rp 711.000, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 2.000 ke Rp 240.000, Merck (MERK) naik Rp 1.250 ke Rp 153.250, dan Hero Supermarket (HERO) naik Rp 600 ke Rp 4.025.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sarana Menara (TOWR) turun Rp 700 ke Rp 19.500, Mayora (MYOR) turun Rp 650 ke Rp 22.300, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 41.900, dan Bayan (BYAN) turun Rp 250 ke Rp 10.650.
(ang/dru)











































