IHSG Dibayangi Profit Taking

Rekomendasi Saham

IHSG Dibayangi Profit Taking

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 19 Okt 2012 08:10 WIB
IHSG Dibayangi Profit Taking
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin kembali mencetak rekor tertingginya di 4.353 menyusul aksi beli investor yang didorong oleh penguatan bursa-bursa regional yang cukup tinggi. Dana asing mengalir masuk dengan jumlah cukup banyak.

Menutup perdagangan, Kamis (18/10/2012), IHSG bertambah 16,040 poin (0,37%) ke level 4.353,566. Sementara Indeks LQ45 naik 3,418 poin (0,45%) ke level 755,077.

Semalam, Wall Street terkena koreksi akibat terbebani oleh jatuhnya saham-saham teknologi. Saham Google anjlok cukup dalam gara-gara kinerja yang meleset dari prediksi pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 8,06 poin (0,06%) ke level 13.548,94. Indeks Standard & Poor's 500 menipis 3,57 poin (0,24%) ke level 1.457,34. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 31,26 poin (1,01%) ke level 3.072,87.

Hari ini, IHSG akan mulai terkena aksi ambil untung setelah melakukan reli lima hari dan terus mencetak rekor terbarunya. Selain sudah masuk area jenuh beli, IHSG juga akan mendapat sentimen negatif dari pasar global.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 20,55 poin (0,23%) ke level 9.003,41. Β 
  • Indeks Kospi menipis 1,27 poin (0,06%) ke level 1.957,85. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG masih terus melanjutkan kenaikan setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Kenaikan indeks didukung oleh menguatnya bursa regional menyusul data perumahan yang bagus. Data kontruksi rumah baru naik 15% menjadi 872.000, jauh melampaui proyeksi yang sebesar 770.000. Data konstruksi ini merupakan yang tertinggi sejak Juli 2008. Bursa Eropa juga mengalami penguatan seiring dengan dipertahankannya peringkat Spanyol di level investment grade oleh Moody's. Meski begitu peringkat tersebut memiliki outlook negatif dengan potensi penurunan. Selain itu, data klaim tunjangan pengangguran di Inggris yg turun juga memberikan dorongan positif. Selain itu pasar juga bereaksi positif menyusul pengumuman PDB China Q3 tumbuh 7,4%yoy sesuai dengan ekspektasi, sedangkan industrial output tumbuh 9,2% atau lebih baik dari estimasi 9%. IHSG hari ini kami proyeksikan ruang untuk naik relatif sudah terbatas mengingat indeks telah naik dalam beberapa hari terakhir. IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 4.320-4.370. Saham Pilihan : BJBR, MAIN, PTPP, ADHI.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 19,44 poin (+0,44%) ke level 4.356,97 dengan jumlah transaksi sebanyak 10,46 juta lot atau setara Rp4,98 triliun. Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor mining(-0,06%), property(-0,12%), dan infrastructure(-0,55%).

Tercatat sebanyak 113 saham mengalami penguatan, 110 saham mengalami penurunan, 114 saham tidak mengalami perubahan dan 127 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I ASII(+3,14%), BBRI(+1,30%), HERO(+17,52%), INDF(+3,36%), dan BBCA(+0,61%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. TLKM(-1,03%), BMRI(-0,61%), JSMR(-2,56%), BYAN(-2,29%), dan TOWR(-3,47%).

Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp644,58 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. ASII, BMRI, INDF, BBRI, dan BBNI. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.599 per Dollar AS.

Kenaikan IHSG kemarin telah membuat stochastic sedikit melandai, sehingga untuk perdagangan hari ini IHSG akan mengalami sentimen mixed dengan kecenderungan konsolidasi. Support 4320 dan resistance 4365. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : ISAT, ERAA, ASII.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads