Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu naik tipis di awal perdagangan dan akhirnya dibuka terkoreksi tipis. Posisi indeks yang sudah sangat tinggi dimanfaatkan investor untuk mengambil untung.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.595 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 2,666 poin (0,06%) ke level 4.359,632. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,679 poin (0,09%) ke level 756,308.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ambil untung langsung melanda saham-saham unggulan yang sudah naik tinggi sejak IHSG reli lima hari lalu. Posisi IHSG sudah masuk area jenuh beli.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG turun 4,977 poin (0,11%) ke level 4.351,989. Sementara Indeks LQ45 melemah 1,116 poin (0,15%) ke level 754,513.
Kemarin, IHSG kembali mencetak rekor tertingginya di 4.353 menyusul aksi beli investor yang didorong oleh penguatan bursa-bursa regional yang cukup tinggi. Dana asing mengalir masuk dengan jumlah cukup banyak.
Semalam, Wall Street terkena koreksi akibat terbebani oleh jatuhnya saham-saham teknologi. Saham Google anjlok cukup dalam gara-gara kinerja yang meleset dari prediksi pasar.
Mayoritas bursa-bursa di Asia pagi ini terkena koreksi setelah mendapat sentimen negatif dari pasar global. Hanya bursa saham Hong Kong yang masih mampu menguat.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,20 poin (0,01%) ke level 2.131,49. Â
- Indeks Hang Seng menguat 44,44 poin (0,21%) ke level 21.563,15. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 17,52 poin (0,20%) ke level 8.965,34. Â
- Indeks Straits Times melemah 9,34 poin (0,31%) ke level 3.051,02. Â
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.595 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.











































