Anjlok, Perdagangan Saham Google Dihentikan

Anjlok, Perdagangan Saham Google Dihentikan

- detikFinance
Jumat, 19 Okt 2012 10:58 WIB
Anjlok, Perdagangan Saham Google Dihentikan
Jakarta - Transaksi saham Google sempat dihentikan sementara selama kurang lebih dua jam pada perdagangan di Wall Street kemarin. Pasalnya, saham raksasa teknologi itu sempat anjlok gara-gara kinerja yang mengecewekan.

Koreksi saham ini terjadi setelah investor kecewa dan mulai melepas sahamnya. Saham berkode GOOG itu pun ambles 8%, koreksi terburuknya sejak 20 Januari, dan ditutup di level US$ 695 per lembar

Rencananya, laporan kinerja keuangan Google ini baru akan diumumkan setelah penutupan perdagangan, namun ternyata keluar lebih awal. Sahamnya pun dihentikan sementara karena jatuh lebih dari 10% di tengah-tengah perdagangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita punya kinerja triwulanan yang kuat," kata Larry Page dalam keterangan tertulis, dikutip AFP, Jumat (19/10/2012).

Akan tetapi, angka-angka dalam laporan keuangan itu berkata lain. Laba bersih dilaporkan sebesar US$ 2,18 miliar (Rp 19,62 triliun) di triwulan III-2012, jatuh 20% dari US$ 2,73 (Rp 24,6 triliun) pada periode yang sama tahun lalu.

Dalam sebuah conference call, Page akhirnya meminta maaf karena pengumuman kinerja itu keluar lebih awal sebelum jadwal yang ditetapkan.

"Saya minta maaf atas kericuhan hari ini. Ini kesalahan pada publikasi kami yang mengirimkan rilis terlalu awal," imbuhnya.

Google pendapatan perusahaan di akhir September sudah termasuk omzetnya Motorola Mobility yang baru saja diakuisisi, pendapatan iklan, dan pendapatan lain-lain. Laba bersih per saham Google tercatat US$ 9,03 per lembar, jauh di bawah prediksi pasar US$ 10,65 per lembar.

Banyak analis yang kecewa dengan hasil kinerja Google ini.

"Pendapatan dan laba Google yang meleset dari prediksi bisa terlihat dari laba per sahamnya, tapi jika dilihat lebih dekat, masalah ini sepertinya berhubungan dengan Motorola," kata analis dari Brian Pitz and Brian Fitzgerald dalam riset untuk kliennya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads