Berdasarkan laporan keuangan MNCN, seperti dikutip Jumat (19/10/2012), total omset perseroan mengalami kenaikan 14,05% dari triwulan III-2011 Rp 3,912 triliun menjadi Rp 4,46 triliun. Pendapatan iklan mencapai Rp 3,944 triliun, naik dari periode sebelumnya Rp 3,241 triliun.
Iklan terbesar masuk dari televisi Rp 3,77 triliun, kemudian media cetak Rp 153,26 miliar dan iklan radio Rp 20,5 miliar. Seperti diketahui MNCN menaungi banyak perusahaan media diantaranya PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), PT Global Informasi Bermutu (GIB), PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (CTPI), PT MNC Networks (MNCN), MNC International Middle East Limited (MIMEL), MNC International Limited (MIL), Linktone Ltd dan banyak lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan Harry Tanoesoedibjo ini pun mencatat laba kotor Rp 2,42 triliun, naik dari periode yang sama tahun 2011 Rp 2,18 triliun, dengan laba sebelum pajak Rp 1,622 triliun.
Perseroan pun meraih laba bersih periode berjalan Rp 1,27 triliun, naik signifikan dari sebelumnya Rp 837,39 miliar, dengan laba yang diatribusikan kepada entitas induk Rp 1,16 triliun.
(/)











































