IHSG Dapat Kabar Negatif dari Pasar Global

IHSG Dapat Kabar Negatif dari Pasar Global

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 24 Okt 2012 08:11 WIB
IHSG Dapat Kabar Negatif dari Pasar Global
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin melemah 11 poin menyusul aksi ambil untung investor. Saham-saham berbasis konsumer paling banyak terkena koreksi.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (23/10/2012), IHSG ditutup melemah 11,232 poin (0,26%) ke level 4.330,145. Sementara Indeks LQ45 ditutup turun 3,840 poin (0,51%) ke level 748,462.

Semalam, saham-saham di Wall Street jatuh cukup dalam akibat suramnya kinerja emiten serta prediksi perolehan labanya di akhir tahun ini. Dow Jones mengalami koreksi terdalam sejak Juni 21 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini, IHSG diprediksi akan tertekan oleh kabar negatif dari pasar global. Sehingga indeks akan mengalami konsolidasi dulu.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 72,74 poin (0,81%) ke level 8.941,51. Β 
  • Indeks KOSPI anjlok 21,00 poin (1,09%) ke level 1.905,81. Β 

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah mengikuti gerak bursa regional menyusul kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi negara ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Menurut jadwal China besok akan mengumumkan data manufaktur. Selain dari China, kegagalan Menteri-Menteri Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan pemberian bantuan kepada Spanyol menimbulkan kekhawatiran bahwa krisis Eropa masih jauh dari usai. Hari ini kami proyeksikan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Ditengah lesunya pasar, kami merekomendasikan untuk antisipasi beli menjelang pengumuman laporan keuangan emiten K3-12. Kisaran support-resistance hari ini 4.310-4.345. Saham pilihan : PNBN, INTP, SSIA, ESSA.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 11,23 poin (-0,26%) ke level 4.330,15 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,77 juta lot atau setara Rp4,13 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan, kecuali sektor agri(+0,40%), mining(+0,06%), property(+0,20%), infrastructure(+0,16%) dan trade(+0,48%). Tercatat sebanyak 111 saham mengalami penguatan, 126 saham mengalami penurunan, 92 saham tidak mengalami perubahan dan 135 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBCA(+1,23%), TLKM(+1,05%), BRMS(+21,88%), VIVA(+13,33%), dan PGAS(+0,57%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. UNVR(-1,73%), KLBF(-4,76%), BMRI(-1,22%), ASII(-0,63%), dan GGRM(-1,75%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 43,84 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, KLBF, BBRI, BRMS, dan GGRM. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.617 per Dollar AS.

Penurunan IHSG kemarin kembali membuat penurunan sehingga jelas terlihat bahwa konsolidasi IHSG sedang berlangsung. MACD Histogram yang melemah dan stochastic masih mengarah keatas menyatakan bahwa masih adanya sentimen negatif pada IHSG. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG akan beraa di support 4303 dan resistance di 4365 dengan kecenderungan konsolidasi. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah PGAS,SSIA dan BBCA.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads