Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 9 poin setelah sebelumnya dibuka turun pagi tadi. Saham industri dan manufaktur menjadi pendorong kenaikan IHSG.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 10,615 poin (0,25%) ke level 4.319,530. Indeks LQ45 melemah 2,689 poin (0,36%) ke level 745,773. Terbawa sentimen buruknya kinerja emiten di Wall Street.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (24/10/2012), IHSG naik 9,032 poin (0,21%) ke level 4.339,177. Sementara indeks LQ45 naik 2,342 poin (0,31%) ke level 748,462.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak enam sektor berhasil menguat akibat aksi beli, sedangkan empat sisanya masih melemah. Penguatan kali ini dipimpin oleh sektor industri.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 63.824 kali pada volume 1,804 miliar lembar saham senilai Rp 1,947 triliun. Sebanyak 95 saham naik, sisanya 86 saham turun, dan 110 saham stagnan.
Mayoritas bursa-bursa di regional bergerak positif hingga siang ini. Hanya pasar saham Korea Selatan dan Jepang yang negatif hari ini.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik 7,3 poin (0,35%) ke level 2.121,75.Β
- Indeks Nikkei 225 naik 8,41 poin (0,09%) ke level 9.022,57.Β
- Indeks Straits Times naik 9,87 poin (0,32%) ke level 3.060,8.Β
- Indeks KOSPI turun 6,61 poin (0,34%) ke level 1.920,47.Β
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp 16.500, Telkom (TLKM) naik Rp 250 ke Rp 9.900, Ace Hardware (ACES) naik Rp 250 ke Rp 6.950, dan Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 ke Rp 14.750.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 175 ke Rp 3.000, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 150 ke Rp 20.650, J Resources (PSAB) turun Rp 100 ke Rp 5.600, dan Multi Prima Sejahtera (LPIN) turun Rp 100 ke Rp 10.050.











































