"Kami selama dua tahun terakhir sudah target 25 emiten, sekarang 30 emiten untuk memperbesar peluang perusahaan untuk masuk Bursa," jelas kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito.
Hasil RUPS Luar Biasa BEI yang baru selesai digelar, Rabu (24/10/2012), menerangkan target ini cukup realistis mengingat minat perusahaan untuk listed di pasar modal Indonesia. Selain itu, BEI juga membidik 55 emiten akan melakukan penawaran saham baru (rights issue atau saham baru), 50 emisi obligasi dan 60 seri obligasi negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendapatan usaha diperoleh dari pendapatan usaha dikurangi setoran aras penerimaan negara bukan pajak (PNBP)," kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito.
Proyeksi pendapatan lain-lain tahun 2013 juga mencapai Rp 83,47 miliar dan laba bersih setelah pajak Rp 145,82 miliar.
Pada bagian lain, investasi yang dilakukan Bursa diproyeksikan mencapai Rp 58,91 miliar atau meningkat 23,6% dari revisi RKAR 2012 Rp 47,64 miliar.
"Kenaikan ini disebabkan pada tahun 2013 BEUi berencana melakukan inisiatif investasi strategis di bidang teknologi informasi pada sistem perdagangan, portal media sosial untuk pengembangan pasar, serta sistem untuk pengembangan emiten dan anggota bursa," jelasnya.
Investasi IT yang dilaksanakan antara lain pada JATS/JATS-RT sebesar Rp 1,86 miliar, data feed fixed income Rp 3,41 miliar, aplikasi pendukung perdagangan sebesar Rp 1,41 miliar, sistem fixed income Rp 12,6 miliar, pengembangan workflow dan dashhboard emiten Rp 1,32 miliar, dan lain-lain.
(wep/ang)











































