BEI Pertanyakan Kisruh di RUPS Garda Tujuh Buana

BEI Pertanyakan Kisruh di RUPS Garda Tujuh Buana

- detikFinance
Rabu, 24 Okt 2012 17:09 WIB
BEI Pertanyakan Kisruh di RUPS Garda Tujuh Buana
Jakarta - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen mempertanyakan kisruh manajemen PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) dalam RUPS Luar Biasa kemarin, Selasa (23/10/2012). Harus ada kejelasan terkait kisruh antar pemegang usaha ini.

"Kami ingin meminta kejelasan atas penyelenggaraan RUPS Luar Biasa kemarin," kata Hoesen di Jakarta, Rabu (24/10/2012).

Lazimnya penyelenggaraan RUPS, emiten wajib menyampaikan laporan kepada otoritas Bursa dalam beberapa hari usai agenda terselanggara. "Kita bisa punya kontak secara legal dengan emiten, biasanya Corporate Secretary. Kami akan tanyakan, setelah ada pemberitaan kemarin," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Presiden Komisaris GTBO Fakir Chand merasa merasa dilangkapi dalam proses RUPS kemarin. Fakir tidak mendapatkan haknya untuk memimpin rapat, dan digantikan oleh salah satu Komisaris Pardeep Dhir.

Meskipun sudah menjabat posisi Preskom selama tiga tahun, Fakir merasa berhak memimpin rapat. Penyelenggaraan RUPS Luar Biasa GTBO kemarin pun ia nilai tidak sah. "Akan tetapi manajemen langsung melaksanakan RUPSLB dan melakukan pergantian susunan direksi dan komisaris. Selain itu ada pergantian kepemilikan saham GTBO tanpa sepersetujuan saya sebagai pemilik saham yang dialihkan tersebut," ucap Fakir.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads