Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir datar, hanya naik tipis 3 poin, setelah seharian bergerak fluktuatif. Saham-saham konsumer dan perbankan menjadi penopang penguatan kali ini.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.605 per dolar AS dibandingkan seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.610 per dolar AS.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 8,209 poin (0,19%) ke level 4.343,584 mengikuti penguatan pasar saham regional. Perdagangan diprediksi tidak akan terlalu ramai jelang libur Idul Adha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks cuma bertahan sebentar di zona hijau dan langsung bergerak fluktuatif menjelang penutupan siang ini. Posisi tertinggi yang sempat diraih indeks hari ini berada di level 4.346,477.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 0,551 poin (0,01%) ke level 4.335,926 setelah bergerak fluktuatif antara zona merah dan hijau. Aksi beli di saham-saham bank menjadi penopang laju penguatan indeks.
Kinerja emiten perbankan yang sudah diumumkan sampai hari ini cukup gemilang, sehingga investor mulai memburu saham-sahamnya. Indeks sektor finansial pun naik paling tinggi pada perdagangan kali ini.
Aksi jual cukup banyak terjadi memasuki perdagangan sesi sore. Indeks sempat jatuh ke level terendahnya di 4.323,132 menyusul aksi jual di saham-saham lapis dua. Indeks balik arah ke zona hijau menjelang penutupan perdagangan.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (25/10/2012), IHSG ditutup naik tipis 3,778 poin (0,09%) ke level 4.339,153. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,725 poin (0,10%) ke level 749,603.
Saham-saham unggulan berbasis konsumer dan agrikultur menjadi penopang penguatan pasar saham. Indeks berhasil menguat, meski hanya empat sektor industri yang berada di teritori positif.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 143.071 kali pada volume 5,17 miliar lembar saham senilai Rp 3,916 triliun. Sebanyak 114 saham naik, sisanya 106 saham turun, dan 121 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia hampir kompak menguat di zona hijau, hanya pasar saham China yang sore ini jatuh ke zona merah. Aksi beli mulai kembali terjadi seiring kepercayaan diri investor yang membaik.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 14,41 poin (0,68%) ke level 2.101,58. Â
- Indeks Hang Seng naik 46,45 poin (0,21%) ke level 21.810,23. Â
- Indeks Nikkei 225 melonjak 100,90 poin (1,13%) ke level 9.055,20. Â
- Indeks Straits Times menguat 14,04 poin (0,46%) ke level 3.058,77. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 ke Rp 50.900, Multi Prima (LPIN) naik Rp 400 ke Rp 9.700, Indofood CBP (ICBP) naik Rp 300 ke Rp 7.250, dan Mayora (MYOR) naik Rp 250 ke Rp 23.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 1.300 ke Rp 13.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 250 ke Rp 42.300, Fast Food (FAST) turun Rp 250 ke Rp 13.500, dan Telkom (TLKM) turun Rp 150 ke Rp 9.650.











































