Berdasarkan keterangan tertulis manajemen, seperti dikutip detikFinance Senin (29/10/2012), raihan laba disokong oleh besaran pendapatan akibat kenaikan volume penjualan batu bara.
PTBA berhasil mencatat volume penjualan 11,36 juta ton, atau naik 15% dari periode sebelumnya 9,86 juta ton. Pendapatan pun naik 12% dari Rp 7,75 triliun menjadi Rp 8,72 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada bagian lain, Sekretaris Perusahaan PTBA, Jokok Pramono menyebut perseroan telah melakukan kerja sama dalam pembentukan perusahaan patunagan PT Huadian Bukit Asam Power untuk membangun PLTU Mulut Tambang 2x620 mw (sumsel 8) di Banko Tengah.
"Selanjutnya untuk energi yang dihasilkan PT HBAP juga sudah menandatanganai PPA dengan PT PLN untuk masa 25 tahun pada tanggal 17 September. PLTU ini senilai US$ 1,59 miliar akan memulai pembangunan konstruksi tahun 2013," katanya.
(wep/ang)











































