Membuka perdagangan awal pekan, IHSG berkurang 9,839 poin (0,23%) ke level 4.329,314 pasca libur panjang hari raya Idul Adha. Investor masih menunggu laporan kinerja keuangan emiten yang sebagian besar cukup positif.
Indeks mulai terkoreksi setelah sepanjang pekan lalu naik cukup tinggi. Investor lakukan aksi jual sambil menunggu rilis laporan kinerja emiten triwulan III-2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak awal perdagangan indeks sudah terkena koreksi sehingga sama sekali tidak menyentuh teritori positif. Posisi terendah yang sempat disinggahi indeks hari ini adalah 4.315,141.
Saham-saham komoditas turun paling tajam hari ini, dibuntuti oleh saham-saham konstruksi dan konsumer. Dua sektor masih berhasil menguat, yaitu aneka industri dan infrastruktur, tapi belum kuat mendorong indeks ke zona hijau.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 49.338 kali pada volume 1,987 miliar lembar saham senilai Rp 2,14 triliun. Sebanyak 81 saham naik, sisanya 108 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Setelah bergerak mixed pagi tadi, siang ini bursa-bursa di Asia kompak berjatuhan ke zona merah. Aksi jual berlanjut menyusul kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi global.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 1,05 poin (0,05%) ke level 2.065,16. Â
- Indeks Hang Seng melemah 41,74 poin (0,19%) ke level 21.503,83. Â
- Indeks Nikkei 225 turun 10,63 poin (0,12%) ke level 8.922,43. Â
- Indeks Straits Times berkurang 13,07 poin (0,43%) ke level 3.044,44. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 800 ke Rp 53.400, Multi Prima (LPIN) turun Rp 350 ke Rp 9.350, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 15.800, dan Lippo General Insurance (LPGI) turun Rp 200 ke Rp 1.500.
(ang/dnl)











































