Turunnya kinerja perusahaan disebabkan oleh tingginya beban pokok. Demikian disampaikan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, Senin (29/10/2012).
Pendapatan bersih AALI tercatat mengalami kenaikan 8,05% menjadi Rp 8,57 triliun hingga September, dari periode sebelumnya Rp 7,935 triliun. Hasil usaha kelapa sawit di Sumatera mencatat Rp 3,96 triliun, kemudian Kalimantan dan Sulawesi Rp 2,99 triliun dan Rp 1,61 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban administrasi dan penjualan juga mengalami peningkatkan, yang membawa laba sebelum pajak tercatat Rp 2,42 triliun. Laba ini turun dibandingkan periode sebelumnya Rp 2,604 triliun.
Total aset perseroan hingga September Rp 12,04 triliun, atau naik dari posisi akhir 2011 Rp 10,204 triliun. Sedangkan total kewajiban naik dari Rp 1,77 triliun menjadi Rp 3,45 triliun.
(wep/ang)











































