PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mencatat laba bersih Rp 922 miliar di sembilan bulan pertama 2012, naik 66% dari perolehan laba tahun sebelumnya pada periode yang sama.
Peningkatan kinerja ini terutama didukung oleh pertumbuhan yang kuat pada bisnis inti perseroan, peningkatan keseluruhan kualitas aset termasuk entitas anak dan perbaikan berkelanjutan dari keseluruhan operasional.
"Pencapaian kami pada sembilan bulan pertama 2012 mencerminkan komitmen kami pada pertumbuhan bisnis berkelanjutan, perbaikan kualitas aset, peningkatan efisiensi dan keseluruhan operasional bisnis," kata Presiden Direktur BII, Datoβ Khairussaleh Ramli dalam siaran pers, Senin (29/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rasio kredit terhadap simpanan nasabah konsolidasian (LDR) tercatat sebesar 94,26%, sedikit meningkat dari 92,64% pada periode yang sama tahun lalu. LDR Bank saja (tanpa memperhitungkan entitas anak) terkelola dengan baik di level 88,47%, sementara modified LDR konsolidasian yang memperhitungkan obligasi, pinjaman jangka panjang, dan simpanan nasabah tercatat sebesar 81,96% pada 30 September 2012.
Sementara, simpanan nasabah tumbuh 20% menjadi Rp 79,8 triliun pada 30 September 2012, meningkat dari Rp 66,7 triliun pada 30 September 2011. Tabungan tumbuh 14% menjadi Rp 16,8 triliun, Giro tumbuh 20% menjadi Rp 13 triliun, dan Deposito Berjangka tumbuh 22% menjadi Rp 50 triliun.
Pertumbuhan pada simpanan nasabah ini telah memberikan kontribusi terhadap kenaikan total aset menjadi Rp 105,6 triliun dari Rp 90,9 triliun pada 30 September 2011, atau naik 16%. (ang/dnl)











































