BII Raih Laba Rp 922 Miliar di Triwulan III

BII Raih Laba Rp 922 Miliar di Triwulan III

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 29 Okt 2012 17:20 WIB
BII Raih Laba Rp 922 Miliar di Triwulan III
Jakarta -

PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mencatat laba bersih Rp 922 miliar di sembilan bulan pertama 2012, naik 66% dari perolehan laba tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Peningkatan kinerja ini terutama didukung oleh pertumbuhan yang kuat pada bisnis inti perseroan, peningkatan keseluruhan kualitas aset termasuk entitas anak dan perbaikan berkelanjutan dari keseluruhan operasional.

"Pencapaian kami pada sembilan bulan pertama 2012 mencerminkan komitmen kami pada pertumbuhan bisnis berkelanjutan, perbaikan kualitas aset, peningkatan efisiensi dan keseluruhan operasional bisnis," kata Presiden Direktur BII, Dato’ Khairussaleh Ramli dalam siaran pers, Senin (29/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perseroan membukukan pertumbuhan kredit yang kuat pada sembilan bulan pertama 2012 dengan portofolio kredit naik 22% dari Rp 62 triliun menjadi Rp 75,9 triliun. Kredit Global Wholesale Banking yang merupakan kredit korporasi dan komersial memberikan kontribusi 37% dari total kredit, sementara kredit UKM dan Konsumer masing-masing sebesar 28% dan 35%.

Rasio kredit terhadap simpanan nasabah konsolidasian (LDR) tercatat sebesar 94,26%, sedikit meningkat dari 92,64% pada periode yang sama tahun lalu. LDR Bank saja (tanpa memperhitungkan entitas anak) terkelola dengan baik di level 88,47%, sementara modified LDR konsolidasian yang memperhitungkan obligasi, pinjaman jangka panjang, dan simpanan nasabah tercatat sebesar 81,96% pada 30 September 2012.

Sementara, simpanan nasabah tumbuh 20% menjadi Rp 79,8 triliun pada 30 September 2012, meningkat dari Rp 66,7 triliun pada 30 September 2011. Tabungan tumbuh 14% menjadi Rp 16,8 triliun, Giro tumbuh 20% menjadi Rp 13 triliun, dan Deposito Berjangka tumbuh 22% menjadi Rp 50 triliun.

Pertumbuhan pada simpanan nasabah ini telah memberikan kontribusi terhadap kenaikan total aset menjadi Rp 105,6 triliun dari Rp 90,9 triliun pada 30 September 2011, atau naik 16%.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads