Berdasarkan keterangan tertulisnya, Senin (29/10/2012), pendapatan neto yang mampu diraih PGN mencapai US$ 1,83 miliar atau naik dari posisi sebelumnya US$ 1,63 miliar. Sedangkan laba operasi PGN mencapai US$ 769 juta, dan EBITDA sebesar US$ 904 juta.
Pada periode Januari-September 2012, volume penjualan gas bumi mencapai 801 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan volume transmisi sebesar 878 MMSCFD. Sebagian besar pengelolaannya dilakukan oleh anak usaha perusahaan hasil joint venture dengan TransAsia, PT Transportasi Gas Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Volume penyaluran gas melalui pipa transmisi menjadi 878 MMSCFD, naik 4% dari periode yang sama tahun lalu sejak disalurkannya gas hasil pertukaran (swap) Pertamina dan ConocoPhillips untuk PLN.
Gas dari lapangan Grissik milik ConocoPhillips menggantikan gas dari lapangan Jambi Merang milik Pertamina, telah dialirkan ke pembangkit listrik PLN Muara Tawar sejak akhir tahun 2011 melalui pipa transmisi SSWJ milik PGN.
(wep/dnl)











































