Kinerja Emiten Belum Mampu Dorong IHSG Naik Tinggi

Sesi I

Kinerja Emiten Belum Mampu Dorong IHSG Naik Tinggi

- detikFinance
Selasa, 30 Okt 2012 11:57 WIB
Kinerja Emiten Belum Mampu Dorong IHSG Naik Tinggi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 6 poin menyusul aksi beli selektif. Laporan kinerja emiten yang rata-rata positif belum kuat mendorong indeks naik tinggi.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik tipis 0,674 poin (0,02%) ke level 4.332,074 mengikuti bursa-bursa Asia. Laporan kinerja keuangan emiten akan menjadi katalis pendorong pasar saham.

Investor di Asia masih melakukan aksi tunggu terkait adanya topan Sandy yang melanda pasar saham AS. Aksi beli selektif dilakukan di saham-saham unggulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (30/10/2012), IHSG naik tipis 6,788 poin (0,16%) ke level 4.338,153. Sementara Indeks LQ45 menguat 1,037 poin (0,14%) ke level 748,581.

Indeks bergerak dalam rentang yang tipis. Aksi beli selektif dilakukan investor di saham-saham lapis dua yang kemarin sudah terkoreksi. Namun, kebanyakan investor masih akan melakukan aksi tunggu.

Saham-saham unggulan berbasis komoditas menjadi pemberat pasar modal pada perdagangan hari ini. Untungnya, invetsor masih memburu saham-saham bank dan konsumer.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 70.060 kali pada volume 2,649 miliar lembar saham senilai Rp 1,696 triliun. Sebanyak 114 saham naik, sisanya 106 saham turun, dan 99 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional masih bergerak mixed dengan kecenderungan menguat hingga siang hari ini. Giliran bursa Hong Kong yang jatuh ke zona merah kali ini.

Berikut situasi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 1,81 poin (0,09%) ke level 2.060,76.  
  • Indeks Hang Seng melemah 63,87 poin (0,30%) ke level 21.447,18.  
  • Indeks Nikkei 225 naik 36,32 poin (0,41%) ke level 8.965,66.  
  • Indeks Straits Times bertambah 9,36 poin (0,31%) ke level 3.038,97.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 20.600, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 26.000, Sona Topas (SONA) naik Rp 450 ke Rp 2.500, dan Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 450 ke Rp 2.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.750 ke Rp 40.550, Adira Finance (ADMF) turun Rp 500 ke Rp 11.000, Nippon Indosari (ROTI) turun Rp 350 ke Rp 6.150, dan Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 21.650.

(ang/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads