Kinerja Emiten Masih Topang Penguatan IHSG

Rekomendasi Saham

Kinerja Emiten Masih Topang Penguatan IHSG

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 31 Okt 2012 08:50 WIB
Kinerja Emiten Masih Topang Penguatan IHSG
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertingginya didorong aksi beli saham-saham unggulan, terutama saham-saham bank. Indeks sempat bergerak lambat di awal perdagangan.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (30/10/2012), IHSG ditutup menanjak 33,233 poin (0,77%) ke level 4.364,598. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 6,698 poin (0,90%) ke level 754,242.

Posisi tertinggi indeks sebelumnya berada di level 4.353,566 setelah bertambah 16,040 poin (0,37%) pada Kamis 18 Oktober 2012 lalu. Rekor kali ini juga berlaku untuk intraday tertinggi, yaitu di 4.366,856 dari sebelumnya 4.362,343.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan pasar saham Wall Street masih ditutup akibat adanya Topan Sandy di pesisir timur. Perdagangan baru akan dilanjutkan Rabu besok.

Hari ini, rilis kinerja emiten di hari terakhirnya diprediksi bisa membawa indeks kembali di jalur positif. Meski demikian, posisi indeks sudah cukup tinggi dan tidak mendapat sentimen positif dari pasar global.

Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melonjak 97,11 poin (1,10%) ke level 8.939,09.  
  • Indeks KOSPI menanjak 18,31 poin (0,96%) ke level 1,917,89.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 33,23 poin (+0,76%) ke level 4.364,6 dengan jumlah transaksi sebanyak 10,6 juta lot atau setara Rp3,97 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor mining(-0,08%), dan infrastructure(-0,22%). Tercatat sebanyak 141 saham mengalami penguatan, 96 saham mengalami penurunan, 107 saham tidak mengalami perubahan dan 120 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I ASII(+1,91%), BMRI(+2,44%), UNVR(+2,35%), BBRI(+2,00%), dan UNTR(+4,23%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. ITMG(-3,55%), INDF(-2,52%), INTP(-1,37%), TLKM(-0,52%), dan ISAT(-0,52%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 66,31 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. ASII, BBRI, INDF, UNVR, dan BUMI. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.623 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin membuat tekanan pada MACD Histogram berkurang dan penurunan menjadi terbatas, stochastic telah mengarah ke sisi uptrend dan kenaikan candle bullish engulfing membuat koreksi selama seminggu tertutupi. Ini menandakan konsolidasi IHSG telah selesai dan selanjutnya IHSG akan memasuki masa uptrend dengan kecenderungan sentimen naik.

 Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : ISAT, UNTR, UNVR.

Trust Securities
Pada perdagangan Rabu (31/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.349-4.355 dan resistance 4.379-4.385. IHSG berpola white marubozu dan menjauhi middle bollinger bands. MACD bergerak mendatar dengan histogram positif yang sedikit memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba reversal naik pada area overbought. IHSG mematahkan kembali potensi pelemahan yang ada dan mencoba kembali ke dalam tren kenaikannya. Diharapkan dengan masih akan adanya rilis laporan keuangan, IHSG masih dapat mempertahankan penguatannya. Untuk itulah, IHSG kemungkinan akan bergerak variatif cenderung menguat terbatas.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads