Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan di posisi Rp 9.610 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 6,429 poin (0,15%) ke level 4.358,169. Sedangkan Indeks LQ45 turun 1,639 poin (0,22%) ke level 752,603.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ambil untung melanda saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik tinggi. Kini giliran saham-saham lapis dua yang menjadi incaran beli.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG berkurang 3,789 poin (0,09%) ke level 4.360,809. Sementara Indeks LQ45 menipis 1,060 poin (0,14%) ke level 753,182.
Kemarin, IHSG kembali mencetak rekor tertingginya didorong aksi beli saham-saham unggulan, terutama saham-saham bank. Indeks sempat bergerak lambat di awal perdagangan. Rekor terbaru IHSG berada di level 4.364,598 setelah menanjak 33,233 poin (0,77%).
Bursa-bursa di regional bergerak mixed pagi hari ini tanpa adanya sentimen dari pasar saham global. Sentimen negatif justru datang dari AS dengan kerugian akibat Topan Sandy yang diprediksi bisa membuat ekonomi negara adidaya itu melambat.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menipis 0,99 poin (0,05%) ke level 2.061,35. Β
- Indeks Hang Seng menguat 122,68 poin (0,57%) ke level 21.551,26. Β
- Indeks Nikkei 225 naik 80,02 poin (0,90%) ke level 8.922,00. Β
- Indeks Straits Times melemah 3,53 poin (0,12%) ke level 3.035,20. Β
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka stagnan di posisi Rp 9.610 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.
(ang/ang)











































