Sembilan Sektor Kena Profit Taking, IHSG Melemah 29 Poin

Sesi I

Sembilan Sektor Kena Profit Taking, IHSG Melemah 29 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 31 Okt 2012 12:10 WIB
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 29 poin menyusul koreksi di sembilan indeks sektoral akibat aksi profit taking. Baik investor lokal maupun asing semuanya melakukan aksi ambil untung.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 4,458 poin (0,13%) ke level 4.359,140 terkena aksi ambil untung. Investor memanfaatkan rekor tertinggi IHSG kemarin untuk melepas saham.

Aksi ambil untung melanda saham-saham unggulan yang kemarin sudah naik tinggi. Kini giliran saham-saham lapis dua yang menjadi incaran beli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (31/10/2012), IHSG melemah 29,645 poin (0,68%) ke level 4.334,953. Sementara Indeks LQ45 turun 5,915 poin (0,78%) ke level 748,327.

Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Posisi terendah yang sempat disinggahi indeks hari ini ada di level 4.329,553.

Sembilan sektor terkena koreksi, dipimpin oleh indeks sektor aneka industri. Aksi ambil untung dilakukan oleh investor lokal dan asing.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 61.166 kali pada volume 2,424 miliar lembar saham senilai Rp 1,927 triliun. Sebanyak 65 saham naik, sisanya 163 saham turun, dan 80 saham stagnan.

Pergerakan bursa-bursa di regional hingga siang hari ini masih belum banyak berbeda sejak pagi tadi, masih mixed. Bursa saham Jepang melesat tinggi didorong kinerja emiten setempat yang kinclong.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 4,92 poin (0,24%) ke level 2.057,43.  
  • Indeks Hang Seng naik 90,59 poin (0,42%) ke level 21.519,17.  
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 127,08 poin (1,44%) ke level 8.969,06.  
  • Indeks Straits Times turun 5,53 poin (0,18%) ke level 3.033,20.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya United Tractor (UNTR) naik Rp 350 ke Rp 21.300, Sona Topas (SONA) naik Rp 300 ke Rp 2.800, Supreme Cable (SCCO) naik Rp 300 ke Rp 5.350, dan Hero Supermarket (HERO) naik Rp 125 ke Rp 3.400.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.000 ke Rp 49.300, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 500 ke Rp 40.300, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 21.350, dan Indosprings (INDS) turun Rp 275 ke Rp 4.325.

(ang/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads