Musim Laporan Keuangan Berakhir, IHSG Konsolidasi Lagi

Rekomendasi Saham

Musim Laporan Keuangan Berakhir, IHSG Konsolidasi Lagi

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Kamis, 01 Nov 2012 08:23 WIB
Musim Laporan Keuangan Berakhir, IHSG Konsolidasi Lagi
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin merosot 14 poin setelah sehari sebelumnya mencetak rekor tertingginya sepanjang masa. Posisi indeks yang sudah tinggi dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengambil untung.

Menutup perdagangan, Rabu (31/10/2012), IHSG merosot 14,307 poin (0,33%) ke level 4.350,291. Sementara Indeks LQ45 melemah 3,121 poin (0,41%) ke level 751,121.

Semalam, Wall Street berakhir mixed pada perdagangan perdananya pasca Topan Sandy. Dua hari terakhir ini pasar modal Amerika Serikat (AS) itu ditutup gara-gara banjir dan pemadaman listrik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 10,67 poin (0,08%) ke level 13.096,54. Indeks S&P 500 naik tipis 0,20 poin (0,01%) ke level 1.412,14, sementara Indeks Komposit Nasdaq turun 10,32 poin (0,36%) ke level 2.977,23.

Hari ini, IHSG diperkirakan akan kembali konsolidasi dengan berakhirnya musim laporan keuangan. Investor masih akan mengambil untung melanjutkan hal yang sama terjadi kemarin.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 25,43 poin (0,28%) ke level 8.902,86.  
  • Indeks KOSPI turun 15,53 poin (0,81%) ke level 1.896,53.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup melemah setelah sehari sebelumnya mencatat rekor tertinggi. Aksi ambil untung dilakukan pemodal ditengah menguatnya bursa regional Asia dan Eropa. Kami melihat hasil kinerja emiten kuartal 3 2012, yang sebelumnya diharapkan akan menjadi pendorong indeks kemarin, telah terefleksikan pada pergerakan harga beberapa hari terakhir. Selain itu, investor global juga masih dibayangi oleh kekhawatiran akan kontraksi pada ekonomi Jerman di kuartal 4 2012 seiring dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan krisis utang Eropa memangkas permintaan ekspor Jerman. Data pengangguran Jerman bulan Oktober naik dari 6,8% pada bulan lalu menjadi 6,9%. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam 2 dekade terakhir. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed pada range terbatas pada 4.330-4.370. Saham pilihan : CTRA, BSDE, RALS, ESSA.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 14,3 poin (-0.32%) ke level 4.350,29 dengan jumlah transaksi sebanyak 9,5 juta lot atau setara Rp 4,33 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami penurunan, kecuali sektor basic-ind(+0.17%), misc-ind(+0.14%), property(+0.12%), infrastructure(+0.31%), dan trade(+0.27%). Tercatat sebanyak 90 saham mengalami penguatan, 144 saham mengalami penurunan, 106 saham tidak mengalami perubahan dan 124 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I TLKM(+1.56%), ASII(+0.63%), BTPN(+4.95%), EMTK(+5.68%), dan PGAS(+1.09%)jci. Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BBRI(-3.27%), BMRI(-1.79%), GGRM(-2.29%), EXCL(-3.52%), dan SCMA(-6.02%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp70,7 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. UNVR, TLKM, GGRM, KLBF, dan BBRI. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.624 per Dollar AS.

Secara teknikal MACD IHSG masih berada pada teritorial positif dengan stokastik masih berada pada posisi uptrend. Perdagangan Kamis (1/11), support dan resisten akan berada pada 4260 dan 4380. Perdagangan hari ini IHSG akan mengalami sentiment mixed dengan kecenderungan positif.

Adapun saham saham yang dapat diperhatikan adalah SMGR, PGAS, dan TLKM dengan trading plan terbaik adalah trading buy.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads