Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.620 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.615 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 18,542 poin (0,43%) ke level 4.331,749. Sedangkan Indeks LQ45 turun 4,726 poin (0,63%) ke level 746,395.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor masih menanti pengumuman data inflasi Indonesia bulan Oktober yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini. Analis memprediksi inflasi bisa naik menjadi 4,57% bulan lalu.
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terpangkas 18,860 poin (0,43%) ke level 4.331,431. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 4,278 poin (0,57%) ke level 747,843.
Kemarin, IHSG merosot 14 poin setelah sehari sebelumnya mencetak rekor tertingginya sepanjang masa. Posisi indeks yang sudah tinggi dimanfaatkan pelaku pasar untuk mengambil untung.
Semalam, Wall Street berakhir mixed pada perdagangan perdananya pasca Topan Sandy. Dua hari terakhir ini pasar modal AS itu ditutup gara-gara banjir dan pemadaman listrik.
Bursa-bursa di Asia juga bergerak mixed pagi ini. Belum ada sentimen positif yang cukup kuat untuk menjadi katalis penggerak.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 13,41 poin (0,65%) ke level 2.082,29. Â
- Indeks Hang Seng naik tipis 7,76 poin (0,04%) ke level 21.649,58. Â
- Indeks Nikkei 225 menipis 5,90 poin (0,07%) ke level 8.922,39. Â
- Indeks Straits Times turun 17,73 poin (0,58%) ke level 3.020,64. Â
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.620 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.615 per dolar AS.
(ang/ang)











































