Bursa Asia Rata-rata Positif, IHSG Turun 14 Poin

Bursa Asia Rata-rata Positif, IHSG Turun 14 Poin

- detikFinance
Kamis, 01 Nov 2012 16:11 WIB
Bursa Asia Rata-rata Positif, IHSG Turun 14 Poin
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 14 poin menyusul berlanjutnya aksi ambil untung yang dilakukan investor. Padahal, bursa-bursa di Asia rata-rata ditutup menguat.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan di posisi Rp 9.615 per dolar AS sama seperti posisi pada penutupan perdagangan kemarin.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 18,910 poin (0,43%) ke level 4.331,381 terkena aksi ambil untung. Musim laporan keuangan sudah berakhir sehingga indeks tak lagi dapat katalis positif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi di Oktober 2012 mencapai 0,16%. Secara tahunan alias year on year inflasi Oktober 2012 mencapai 4,61%, sedikit lebih tinggi dari prediksi pasar.

Aksi jual terus terjadi di lantai bursa. Investor tidak mendapat sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri. Indeks pun sempat jatuh hingga ke posisi terendahnya hari ini di 4.301,018.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melorot 30,001 poin (0,69%) ke level 4.320,290 akibat minimnya sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri. Aksi jual kembali dilakukan investor demi mengambil untung.

Indeks hampir saja meninggalkan level 4.300 saking dalamnya koreksi yang diderita. Untungnya, aksi beli di penghujung perdagangan berhasil mengurangi koreksi menjadi tidak terlalu dalam.

Mengakhiri perdagangan, Kamis (1/11/2012), IHSG ditutup terkoreksi 14,929 poin (0,34%) ke level 4.335,362. Sementara Indeks LQ45 ditutup terpangkas 3,433 poin (0,46%) ke level 747,688.

Tiga sektor menjadi penopang jatuhnya bursa, yaitu indeks sektor industri dasar, konsumer dan perdagangan. Sayangnya tujuh sektor masih jatuh dipimpin oleh sektor aneka industri sehingga indeks gagal balik arah ke zona hijau.

Aksi tutup sendiri (crossing) saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) oleh broker CLSA Indonesia (KZ) senilai Rp 816 miliar membuat nilai transaksi bursa hari ini naik cukup tinggi. Transaksi tersebut dilakukan di pasar negosiasi.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 123.516 kali pada volume 7,827 miliar lembar saham senilai Rp 6,234 triliun. Sebanyak 90 saham naik, sisanya 133 saham turun, dan 110 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia rata-rata bertahan di zona hijau hingga sore hari ini, kecuali pasar saham Singapura yang masih terjebak di zona merah. Minimnya sentimen dair pasar global tak membuat investor regional patah semangat.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melonjak 35,55 poin (1,72%) ke level 2.104,43.  
  • Indeks Hang Seng menanjak 180,05 poin (0,83%) ke level 21.821,87.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 18,58 poin (0,21%) ke level 8.946,87.  
  • Indeks Straits Times turun 10,77 poin (0,35%) ke level 3.027,60.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 800 ke Rp 41.450, Indocement (INTP) naik Rp 750 ke Rp 22.550, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 750 ke Rp 54.750, dan Indosat (ISAT) naik Rp 500 ke Rp 7.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 13.500 ke Rp 143.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 48.200, XL Axiata (EXCL) turun Rp 500 ke Rp 6.350, dan Mayora (MYOR) turun Rp 250 ke Rp 23.400.

(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads