Blue Bird Group diharapkan memeriahkan perusahaan transportasi yang tercatat di Bursa Indonesia. "Blue Bird Group akan listing tahun depan," jelas Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Dengan menggelar IPO, kata Ito, Blue Bird Group memiliki acuan atau benchmark industri sejenis yang telah listing. Namun Ito enggan mengungkapkan kisaran saham yang ditawarkan kepada publik, termasuk dana IPO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Express Group Daniel Podiman menuturkan, hasil penjualan saham perdana, 63% akan digunakan untuk pengembangan investasi baru taksi reguler dan perangkat pendukung lain.
20% lain sebagai pembayaran pokok utang ke BCA, juga 0,75% untuk pembayaran penalti pembayaran utang yang dipercepat kepada BCA. Masih tersisa 16% sebagai digunakan untuk akuisisi perusahaan target, PT Ekspress Mulia Kencana.
Akuisisi EMK ditargetkan rampugn semester I-2013 dan akan menambah armada perseroan menjadi 10.000 unit dari 8.000 unit taxi reguler Express yang akan hadir hingga akhir 2012.
(wep/ang)











































