Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 4,519 poin (0,10%) ke level 4.339,881 setelah memasuki area jenuh beli. Investor langsung berburu saham-saham yang sudah murah.
Saham-saham yang kemarin terkoreksi cukup tajam kini mulai diburu kembali karena harganya yang sudah murah. Saham-saham unggulan paling banyak diincar investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang sempit, posisi tertinggi indeks hari ini di 4.345,617, sedangkan terendahnya di 4.329,462. Saham-saham unggulan banyak diincar, sementara saham-saham lapis dua kena aksi ambil untung.
Beberapa transaksi tutup sendiri alias crossing saham di pasar negosiasi membuat nilai perdagangan hari ini naik cukup signifikan. Transaksi tersebut rata-rata dilakukan oleh investor asing.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 72.447 kali pada volume 2,485 miliar lembar saham senilai Rp 2,604 triliun. Sebanyak 114 saham naik, sisanya 74 saham turun, dan 119 saham stagnan.
Bursa saham China siang ini jatuh ke zona merah, membuat bursa-bursa Asia menjadi bergerak mixed setelah pagi tadi kompak menguat. Pasar saham Hong Kong dan Jepang melaju cukup tinggi siang ini.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai melemah 5,54 poin (0,26%) ke level 2.098,88. Â
- Indeks Hang Seng melonjak 277,95 poin (1,27%) ke level 22.099,82.
- Indeks Nikkei 225 menanjak 104,24 poin (1,17%) ke level 9.051,11.
- Indeks Straits Times naik 19,97 poin (0,66%) ke level 3.046,58. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Lionmesh (LMSH) naik Rp 1.100 ke Rp 8.100, Lion Metal (LION) naik Rp 500 ke Rp 10.500, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 400 ke Rp 16.400, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 55.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Fast Food (FAST) turun Rp 1.250 ke Rp 12.250, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 ke Rp 47.600, Indosat (ISAT) turun Rp 300 ke Rp 6.700, dan Asahimas (AMFG) turun Rp 300 ke Rp 7.500.
(ang/dru)











































