PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mengincar dana Rp 1,87 triliun lewat penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue.
Seperti dikutip dari keterangan tertulis perseroan, Senin (5/11/2012), perseroan menawarkan sebanyak 1,51 miliar lembar saham seri B dengan harga pelaksanaan Rp 1.235 per lembar. Setiap pemegang 550 ribu saham BBTN berhak atas 94.943 HMETD untuk satu lembar saham baru yang akan dikeluarkan.
Pemerintah RI tidak akan melaksanakan seluruh HMETD sebanyak 1,09 miliar lembar saham dan akan dijual kepada tiga BUMN selaku wakil negara, yaitu PT Bahana Securities sebanyak 363,3 juta HMETD, Danareksa Sekuritas 362,3 juta HMETD, dan Mandiri Sekuritas 362,3 juta HMETD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan akan menggelar pada 7 November 2012 dalam rangka meminta izin pemegang saham mengenai aksi korporasi tersebut. (ang/dnl)










































