Indeks Melonjak, Bapepam Minta BEJ Awasi Pergerakan Saham

Indeks Melonjak, Bapepam Minta BEJ Awasi Pergerakan Saham

- detikFinance
Rabu, 15 Sep 2004 13:00 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) meminta Bursa Efek Jakarta (BEJ) untuk mewaspadai pergerakan harga saham seiring dengan naiknya indeks harga saham gabungan (IHSG) secara tajam beberapa hari terkahir ini.Pengawasan ini dilakukan untuk melihat apakah transaksi saham yang sangat besar menjelang pemilu presiden ini bergerak wajar atau ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu."Saya dari dulu sudah minta BEJ mewaspadai pergerakan saham yang cukup signifikan, kita berharap transaksi ini adalah wajar-wajar saja dan tidak ada hal yang tidak wajar, tetapi kita selaku pengawas pasar harus waspada siapa tahu ada hal yang tidak wajar, dan saya sedang menunggu laporan dari direksi BEJ," kata Ketua Bapepam Herwidayatmo kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Jakarta, Rabu,(15/9/2004).Herwid menilai wajar, jika ada yang menduga kenaikan IHSG beberapa ini karena intervensi pihak-pihak tertentu. Untuk itu Bapepam akan selalu berusaha untuk mengatahui apa penyebab kenaikan yang tajam itu. "Kita berupaya juga sedapat mungkin tahu siapa yang dibawa itu. Jadi supaya anggota bursa juga siap-siap kalau ada pemeriksaan karena ini untuk transparan jadi tidak perlu takut," katanya.Namun lanjut dia, berdasarkan laporan BEJ, kenaikan IHSG yang sudah menyentuh level 800-an karena adanya pembelian yang sangat aktif dari broker asing. "Dari beberapa hari kemarin yang aktif melakukan perdagangan adalah broker-broker asing, dan berdasarkan laporan direksi BEJ yang bermain adalah investor asing," ujarnya.Investor asing itu ujar Herwid, terutama memborong saham-saham blue chip terutama yang menjadi driver dan memiliki kapitalisasi besar seperti saham Telkom dan Astra.Bapepam juga ujar Herwid, telah melakukan kerja sama dengan PPATK (Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan) untuk mewaspadai apakah dana di pasar modal yang dicurigai sebagai money laundering. "Kita sudah menempatkan seorang pejabat senior di PPATK, dan SOP-nya (Standard Operation Procedure), kalau ada indikasi pencucian uang atau hal-hal yang dicurigai kita saling kontak karena sudah ada MoU tapi sampai saat ini belum dikontak PPATK," ujarnya.Pada penutupan sesi I, Rabu,(15/9/2004), IHSG ditutup pada level 819,811 atau naik 12,580 poin. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads