Wall Street Menanjak di Tengah Pemilu Presiden AS

Wall Street Menanjak di Tengah Pemilu Presiden AS

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 07 Nov 2012 08:14 WIB
Wall Street Menanjak di Tengah Pemilu Presiden AS
Foto: Reuters
New York - Pasar saham Wall Street naik cukup tinggi di tengah persaingan antara Barack Obama dan Mitt Romney dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat (AS). Isu ekonomi menjadi kunci perhatian investor dalam pemilu kali ini.

Selama ini pelaku pasar di Wall Street mendukung kandidat presiden dari Partai Republik, Mitt Romney, yang berjanji akan menurunkan pajak investasi serendah mungkin.

Tapi kebanyakan pelaku bisnis ingin presiden yang bisa membuat kebijakan untuk mengurangi lonjakan anggaran, dan itu tidak akan terbantu oleh rendahnya pajak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemile Presiden ini menjadi isu yang sangat penting. Ini berarti dalam satu hari ini negara akan fokus dalam politik dulu," ujar Patrick O'Hare dari Briefing.com dikutip AFP, Rabu (7/11/2012).

"Mari berharap besok setidaknya kita sudah tahu siapa yang terpilih sebagai presiden (AS). Ada risiko yang bisa timbul jika berlarut-larut, dan itu bukan hal yang baik," tambahnya.

Saham Hewlett-Packard memimpin penguatan di Dow Jones dengan lonjakan 2,8%, dibuntuti oleh United Technologies yang naik 2,7%. Beberapa saham energi terkena aksi beli menyusul naiknya harga minyak.

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 133,24 poin (1,02%) ke level 13.245,68. Indeks S&P 500 menanjak 11,13 poin (0,79%) ke level 1.428,39, sementara Indeks Komposit Nasdaq bertambah 12,27 poin (0,41%) ke level 3.011,93.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads