Selama ini pelaku pasar di Wall Street mendukung kandidat presiden dari Partai Republik, Mitt Romney, yang berjanji akan menurunkan pajak investasi serendah mungkin.
Tapi kebanyakan pelaku bisnis ingin presiden yang bisa membuat kebijakan untuk mengurangi lonjakan anggaran, dan itu tidak akan terbantu oleh rendahnya pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mari berharap besok setidaknya kita sudah tahu siapa yang terpilih sebagai presiden (AS). Ada risiko yang bisa timbul jika berlarut-larut, dan itu bukan hal yang baik," tambahnya.
Saham Hewlett-Packard memimpin penguatan di Dow Jones dengan lonjakan 2,8%, dibuntuti oleh United Technologies yang naik 2,7%. Beberapa saham energi terkena aksi beli menyusul naiknya harga minyak.
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 133,24 poin (1,02%) ke level 13.245,68. Indeks S&P 500 menanjak 11,13 poin (0,79%) ke level 1.428,39, sementara Indeks Komposit Nasdaq bertambah 12,27 poin (0,41%) ke level 3.011,93.
(ang/ang)











































