Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 5,092 poin (0,12%) ke level 4.319,357 didorong aksi beli di saham-saham unggulan. Pelaku pasar masih menunggu kepastian dan hasil dari pemilu presiden AS.
Indeks berhasil bertahan di zona hijau sepanjang perdagangan hari ini dengan posisi tertinggi di level 4.341,747. Investor lakukan aksi beli selektif sambil menunggu presiden AS periode selanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah diperkirakan Barrack Obama akan kembali terpilih sebagai presiden AS periode berikutnya, pelaku pasar terutama investor asing langsung semangat. Aksi beli terjadi dan mendorong indeks semakin tinggi di zona hijau.
Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun menghijau, dipimpin oleh saham-saham lapis dua di sektor industri dasar. Saham-saham unggulan berbasis komoditas juga masih menjadi incaran.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 66.051 kali pada volume 2,234 miliar lembar saham senilai Rp 1,839 triliun. Sebanyak 106 saham naik, sisanya 89 saham turun, dan 108 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional siang hari ini bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Tekanan jual terjadi di mayoritas pasar saham Asia, kecuali bursa Singapura yang berhasil menguat.
berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 6,35 poin (0,30%) ke level 2.099,65. Â
- Indeks Hang Seng melemah 76,76 poin (0,35%) ke level 21.867,67. Â
- Indeks Nikkei 225 menipis 0,96 poin (0,01%) ke level 8.974,19. Â
- Indeks Straits Times naik 11,77 poin (0,39%) ke level 3.031,10. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 950 ke Rp 47.400, Indocement (INTP) naik Rp 700 ke Rp 23.100, Unilever (UNVR) naik Rp 250 ke Rp 26.250, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 250 ke Rp 21.250.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 600 ke Rp 7.400, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 54.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 100 ke Rp 41.850, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 100 ke Rp 7.200.
(ang/dru)











































