Saham Unggulan Dikoleksi, IHSG Menanjak 36 poin

Saham Unggulan Dikoleksi, IHSG Menanjak 36 poin

- detikFinance
Rabu, 07 Nov 2012 16:10 WIB
Saham Unggulan Dikoleksi, IHSG Menanjak 36 poin
Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 36 poin setelah saham-saham unggulan kembali dikoleksi investor. Sentimen positif datang dari AS yang baru saja menyelesaikan pemilihan presiden (pilpres).

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.630 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.620 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 5,092 poin (0,12%) ke level 4.319,357 didorong aksi beli di saham-saham unggulan. Pelaku pasar masih menunggu kepastian dan hasil dari pemilu presiden AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks berhasil bertahan di zona hijau sepanjang perdagangan hari ini dengan posisi tertinggi di level 4.350,591. Investor lakukan aksi beli selektif sambil menunggu presiden AS periode selanjutnya.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG menguat 21,588 poin (0,50%) ke level 4.335,853 didorong kabar positif dari pasar global. Presiden AS Barrack Obama kembali terpilih sebagai orang nomor satu di AS sehingga tidak akan ada perubahan kebijakan ekonomi yang akan mempengaruhi pasar.

Setelah berlangsung sangat ketat, pemilihan presiden (pilpres) AS memberikan kemenangan bagi capres incumbent Barack Obama. Dengan kemenangannya ini, Obama pun mencetak sejarah karena menjadi capres kedua dari partai Demokrat yang berhasil memenangi periode jabatan kedua sejak Perang Dunia II.

Indeks berhasil menghindari zona merah pada perdagangan hari ini. Aksi beli semangat banyak dilakukan investor setelah hasil pilpres AS keluar.

Mengakhiri perdagangan, Rabu (6/11/2012), IHSG ditutup menanjak 36,159 poin (0,84%) ke level 4.350,424. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 8,361 poin (1,13%) ke level 751,009.

Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa bisa menghijau, penguatan paling tinggi dilakukan saham-saham lapis dua di sektor industri dasar. Satu sektor masih melemah, yaitu sektor perdagangan.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 124.640 kali pada volume 4,176 miliar lembar saham senilai Rp 4,469 triliun. Sebanyak 141 saham naik, sisanya 82 saham turun, dan 120 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia berakhir mixed pada penutupan perdagangan sore ini, beberapa masih ada yang terjebak di zona merah.

Pergerakan bursa-bursa di Asia sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai menipis 0,27 poin (0,01%) ke level 2.105,73.  
  • Indeks Hang Seng menguat 155,42 poin (0,71%) ke level 22.099,85
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 2,26 poin (0,03%) ke level 8.972,89.  
  • Indeks Straits Times naik 20,33 poin (0,67%) ke level 3.039,66.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.300 ke Rp 14.300, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.050 ke Rp 47.500, Indocement (INTP) naik Rp 400 ke Rp 22.800, dan Unilever (UNVR) naik Rp 300 ke Rp 26.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp 800 ke Rp 7.200, Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 300 ke Rp 4.400, Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 275 ke Rp 2.500, dan Indosat (ISAT) turun Rp 150 ke Rp. 6.450.


(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads