Mengakhiri perdagangan, Rabu (6/11/2012), IHSG ditutup menanjak 36,159 poin (0,84%) ke level 4.350,424. Sementara Indeks LQ45 ditutup melonjak 8,361 poin (1,13%) ke level 751,009.
Hari ini, Aksi jual melanda Wall Street. Indeks Dow Jones pun jatuh lebih dari 300 poin pasca terpilihnya kembali Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat (AS). Investor kini mulai fokus kepada kekhawatiran adanya lonjakan anggaran AS serta krisis ekonomi di Uni Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Setelah pilpres AS, investor kini kembali lakukan aksi tunggu terkait pemilihan pemimpin di China.
Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 anjlok 89,72 poin (1,00%) ke level 8.883,17. Β
- Indeks NZSE 50 naik tipis 3,34 poin (0,08%) ke level 3.946,44. Β
Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat +0,84%. Pergerakan indeks kemarin diwarnai oleh Pemilu Presiden AS yang kembali dimenangkan oleh Obama setelah menaklukan pesaingnya dari Partai Republik, Mitt Romney. Euforia pilpres memang biasanya menyebabkan S&P500 selalu naik di hari pilpres dengan rata-rata +0,9% dan turun -0,9% satu hari setelah pilpres. Memasuki term pemerintahannya yang kedua, Presiden Obama diharapkan segera menyelesaikan kebijakan "fiscal cliff" senilai USD600M. Fiscal cliff akan aktif secara otomatis jika di parlemen tidak ada kesepakatan tentang kompromi anggaran. Fiscal cliff akan dilakukan melalui kenaikan pajak dan pemotongan belanja negara yang diperkirakan akan menghambat pemulihan ekonomi AS. Sementara untuk IHSG sendiri sebenarnya pilpres di AS ini tidak akan berpengaruh banyak terhadap pergerakan indeks. Selanjutnya pasar finansial global juga masih menanti wacana pergantian pemimpin di China. Pasar kembali akan wait and see apakah pengganti PM Wen Jiabao akan memiliki arah kebijakan ekonomi yang berbeda. Hal ini dapat mengerti karena saat ini China merupakan kekuatan ekonomi terbesar ke 2 di dunia. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 4.320-4.370. Saham Pilihan : AKRA, ADHI, GGRM, PGAS, PTPP
eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 36,16 poin (+0,83%) ke level 4.350,42 dengan jumlah transaksi sebanyak 8,35 juta lot atau setara Rp4,47 triliun. Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor trade(-0,14%).
Tercatat sebanyak 140 saham mengalami penguatan, 82 saham mengalami penurunan, 120 saham tidak mengalami perubahan dan 123 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBRI(+2,84%), ASII(+1,31%), PGAS(+3,23%), BMRI(+1,79%), dan UNVR(+1,15%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. MNCN(-4,63%), EMTK(-6,38%), MAYA(-9,91%), ISAT(-2,27%), dan ACES(-5,26%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp428,71 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, ASII, SMGR, GGRM, dan BBNI. Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9.629 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin mengindikasikan IHSG akan tetap melanjutkan kenaikannya pada hari ini. Dengan melihat teknikal indikator Stochastic menunjukan signal Golden Cross, dan RSI Bullish. Untuk support IHSG ada pada level 4,292 dan resistance 4,385. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah : PTPP, ISAT, UNVR.
(ang/ang)











































