Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.620 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.630 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG anjlok 52,922 poin (1,22%) ke level 4.297,502 terkena sentimen negatif dari pasar global. Pasar saham Asia juga berguguran di zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG anjlok 37,198 poin (0,86%) ke level 4.313,226 akibat aksi jual di saham-saham unggulan. Indeks sempat lengser hingga ke level psikologis 4.200 sebelum akhirnya balik lagi ke 4.300.
Aksi jual langsung marak terjadi sejak awal perdagangan, seluruh lapisan saham terkena tekanan jual. Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya di 4.291,000.
Menutup perdagangan, Kamis (8/11/2012), IHSG melemah 22,556 poin (0,52%) ke level 4.327,868. Sementara Indeks LQ45 turun 4,382 poin (0,58%) ke level 746,627.
Tekanan jual terjadi sangat kuat akibat adanya sentimen dari pasar global. Tak semua indeks sektoral bisa melemah, satu sektor berhasil menguat di penghujung perdagangan, yaitu indeks sektor aneka industri.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 101.296 kali pada volume 4,201 miliar lembar saham senilai Rp 5,381 triliun. Sebanyak 72 saham naik, sisanya 169 saham turun, dan 96 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia jatuh semakin dalam pada penutupan perdagangan hari ini. Sentimen negatif dari pasar gobal terus menekan sehingga koreksinya rata-rata lebih dari satu persen.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai jatuh 34,22 poin (1,63%) ke level 2.071,51. Â
- Indeks Hang Seng terjun 532,94 poin (2,41%) ke level 21.566,91. Â
- Indeks Nikkei 225 anjlok ke 135,74 poin (1,51%) level 8.837,15. Â
- Indeks Straits Times ambles 35,26 poin (1,16%) ke level 3.008,01. Â
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 800 ke Rp 41.150, Mayora (MYOR) turun Rp 450 ke Rp 20.550, United Tractor (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 20.600, dan Goodyear (GDYR) turun Rp 300 ke Rp 12.200.
(ang/dnl)











































