IHSG Naik 13 Poin Meski Banyak Sentimen Negatif

IHSG Naik 13 Poin Meski Banyak Sentimen Negatif

- detikFinance
Selasa, 13 Nov 2012 16:09 WIB
IHSG Naik 13 Poin Meski Banyak Sentimen Negatif
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik 13 poin meski marak sentimen negatif, seperti jatuhnya bursa-bursa Asia ke zona merah dan kekhawatiran 'jurang fiskal' AS.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 9.630 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.620 per dolar AS.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka bertambah 0,907 poin (0,02%) ke level 4.319,498 sebelum akhirnya jatuh ke zona merah terkena sentimen negatif pasar regional yang kompak melemah

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indeks bergerak fluktuatif merespons sentimen yang bervariasi dari pasar global dan regional. Aksi beli selektif terjadi di saham-saham yang kemarin sudah terkena koreksi.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik 9,951 poin (0,23%) ke level 4.328,542 menyusul aksi beli selektif di saham-saham yang sudah murah. Indeks menjadi satu-satunya yang menguat di antara pasar saham Asia.

Atas aksi beli itu, indeks akhirnya mampu menanjak ke zona merah secara perlahan sampai ke posisi tertingginya di 4.340,598. Posisi terendahnya yang disinggahi indeks hari ini ada di level 4.317,684.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (13/11/2012), IHSG ditutup menguat 13,493 poin (0,31%) ke level 4.332,084. Sementara Indeks LQ45 naik 1,587 poin (0,21%) ke level 744,642.

Dua indeks sektoral masih terjebak di zona merah akibat aksi jual, yaitu aneka industri dan konsumer. Delapan indeks sektoral lainnya berhasil bertahan di zona hijau berkat aksi jual.

Investor tetap berhati-hati menyikapi sentimen dari AS mengenai 'fiscal cliff' dan naiknya pajak di akhir tahun ini. Fokus investor juga masih kepada China yang sedang mencari pemimpin baru.

Volume transaksi hari ini naik tinggi akibat aksi tutup sendiri di PT Hero Supermarket Tbk (HERO) senilai Rp 1,4 triliun di pasar negosiasi. Transaksi dilakukan broker CLSA Indonesia (KZ).

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 111.307 kali pada volume 5,917 miliar lembar saham senilai Rp 4,547 triliun. Sebanyak 136 saham naik, sisanya 102 saham turun, dan 101 saham stagnan.

Bursa-bursa regional menutup perdagangan sore hari ini dengan kompak melemah menyusul sentimen negatif yang datang dari pasar global. Sedangkan bursa saham Malaysia, Singapura dan India hari ini tutup menyambut hari libur nasional.

Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:


  • Indeks Komposit Shanghai anjlok 31,39 poin (1,51%) ke level 2.047,89.
  • Indeks Hang Seng jatuh 241,65 poin (1,13%) ke level 21.188,65.
  • Indeks Nikkei 225 turun 1539 poin (0,18%) ke level 8.661,05.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp 450 ke Rp 5.100, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 450 ke Rp 3.925, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 55.300, dan BCA (BBCA) naik Rp 300 ke Rp 9.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Merck (MERK) turun Rp 4.000 ke Rp 139.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.300 ke Rp 39.600, Adira Finance (ADMF) turun Rp 500 ke Rp 11.100, dan Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 29.950.


(ang/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads