Pasca Dibeli Hary Tanoe, Tol Bakrie Diserahkan ke IATA

Pasca Dibeli Hary Tanoe, Tol Bakrie Diserahkan ke IATA

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Selasa, 13 Nov 2012 16:18 WIB
Pasca Dibeli Hary Tanoe, Tol Bakrie Diserahkan ke IATA
Jakarta - PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) grup usaha yang membawahi seluruh bisnis Hary Tanoesoedibjo kabarnya akan menyerahkan urusan teknis pengelolaan jalan tol hasil pembelian dari PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), kepada salah satu anak usahanya PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA).

"Setelah deal transaksi, tentu pelaksanaanya akan diserahkan kepada IATA. Mereka memang fokus pada infrastruktur," kata salah satu petinggi Grup MNC kepada detikFinance, Selasa (13/11/2012).

Ia menyatakan, kesepakatan jual beli enam ruas tol (Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pasuruan-Probolinggo, Batang-Semarang, Cimanggis-Cibitung, serta Ciawi-Sukabumi) akan diumumkan dalam waktu dekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petinggi grup ini juga mengakui, grup Bakrie sumringah atas tercapainya sepakat ini. Pasalnya Bakrie dapat segera melunasi utangnya yang sebentar lagi jatuh tempo. Namun kabar yang berhembus di pasar, perkiraan nilai transaksi ini mencapai Rp 5 triliun.

"Mereka senang ya, karena kami merespon dengan cepat," tutur sumber tersebut.

Khusus pada ruas tol Ciawi-Sukabumi, grup MNC makin bersemangat karena terjadi transaksi tambahan. Yakni pengalihan lahan 1.000 ha di Lido yang sebelumnya akan dibangun taman bermain (theme park) oleh Bakrie.

"Lahan di Lido juga menjadi milik MNC, yang sebelumnya punya Bakrie. Nanti untuk theme park akan dikelola oleh MNC Land," paparnya.

Pada bagian lain, sejumlah analis menduga pernyataan Hary Tanoe calon pemilik tol Bakrie kepada publik, bertujuan untuk mendongkrak harga saham perusahaan publik di bawah grup MNC.

"Pemilik sudah bikin pengumumanan, masalahnya belum closing deal. Tujuannya buat ngangkat saham emiten tersebut. Coba cek dalam sepekan ini, apakah ada aksi borong saham MNCN (PT Media Nusantara Citra Tbk) dan BHIT (PT Bhakti Investama Tbk)," tambah.

(wep/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads