Jelang Libur Panjang Diprediksi IHSG Marak Profit Taking

Rekomendasi Saham

Jelang Libur Panjang Diprediksi IHSG Marak Profit Taking

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Rabu, 14 Nov 2012 08:22 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berhasil naik 13 poin meski marak sentimen negatif, seperti jatuhnya bursa-bursa Asia ke zona merah dan kekhawatiran 'jurang fiskal' AS.

Mengakhiri perdagangan, Selasa (13/11/2012), IHSG ditutup menguat 13,493 poin (0,31%) ke level 4.332,084. Sementara Indeks LQ45 naik 1,587 poin (0,21%) ke level 744,642.

Semalam, kekhawatiran akan krisis utang Yunani dan 'jurang fiskal' membuat pasar saham Wall Street ditutup melemah. Kinerja emiten raksasa Home Depot menjadi penopang jatuhnya bursa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 58,90 poin (0,46%) ke level 12.756,18. Indeks S&P 500 turun 5,50 poin (0,40%) ke level 1.374,53, sementara Indeks Komposit Nasdaq berkurang 20,37 poin (0,70%) ke level 2.883,89.

Hari ini, IHSG diperkirakan akan kena tekanan jual menjelang libur panjang. Investor mengamankan portofolio sambil mengambil untung di tengah maraknya sentimen negatif dari pasar global.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 6,26 poin (0,07%) ke level 8.667,31.  
  • Indeks KOSPI melemah 5,56 poin (0,29%) ke level 1.884,14.  

Rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas
IHSG kemarin ditutup menguat tipis didukung oleh di tengah berbagai berita negatif dari regional yang membayangi pergerakan indeks. Investor masih wait and see hasil dari pembicaraan anggaran untuk mencegah fiscal cliff. Kami memperkirakan AS akan mampu menghindari fiscal cliff dimana diekspektasikan Demokrat dan Republik akan mampu mencapai kesepakatan. Disisi lain pasar juga masih dibayangi gagalnya kesepakatan antara EU dan IMF terkait skema Yunani membayar hutangnya. Sebelumnya, Menteri-Menteri Keuangan Eropa sudah sepakat untuk memberi tambahan waktu 2 tahun bagi Yunani untuk menurunkan defisitnya hingga 2% dari GDP. Hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dengan kisaran support-resistance : 4.300-4.350. Selain fakfot eksternal, libur panjang akhir pekan yang jatuh minggu ini diperkirakan akan memicu pemodal mengamankan keuntungan mereka. Saham pilihan : KAEF, BBTN, BMRI, MDLN.

eTrading Securities
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup naik 13,49 poin (+0,31%) ke level 4.332,08 dengan jumlah transaksi sebanyak 11,83 juta lot atau setara Rp4,55 triliun.

Hampir seluruh sektor mengalami kenaikan, kecuali sektor misc-industry(-0,10%), dan sektor consumer(-0,04%). Tercatat sebanyak 136 saham mengalami penguatan, 102 saham mengalami penurunan, 100 saham tidak mengalami perubahan dan 128 saham tidak diperdagangkan sama sekali.

Saham-saham yang menempati top gainers a.I BBCA(+3,45%), PGAS(+1,64%), HERO(+12,95%), TLKM(+0,53%), dan BIPI(+14,53%). Sementara itu saham-saham yang menempati top losers a.I. BMRI(-1,17%), ITMG(-3,18%), GGRM(-0,85%), ADMF(-4,31%), dan RODA(-9,46%).

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp118,78 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, ASII, MNCN, BBNI, dan KLBF. Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.634 per Dollar AS.

Secara teknikal kenaikan IHSG pada kemarin masih membuat IHSG berada pada masa konsolidasi dan belum mampu memasuki masa uptrend sehingga sentimen mixed masih akan berlanjut dan kecenderungan negatif untuk perdagangan hari ini. Adapun support dan resistance IHSG adalah 4272 dan 4366.

Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: GIAA, BKSL, dan AISA.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads