Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.620 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 9.630 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 4,074 poin (0,11%) ke level 4.336,758 di tengah maraknya sentimen negatif. Investor masih lakukan aksi beli di perdagangan terakhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 6,650 poin (0,15%) ke level 4.338,734 menyusul keragu-raguan investor di perdagangan terakhir pekan ini. Aksi beli selektif masih terjadi di saham-saham lapis dua sehingga mempertahankan indeks di zona hijau.
Posisi tertinggi yang sempat disinggahi indeks hari ini ada di level 4.360,263. Aksi ambil untung mulai marak terjadi memasuki perdagangan sesi sore, sehingga indeks bergerak fluktuatif.
Menutup perdagangan, Rabu (14/11/2012), IHSG menguat 19,200 poin (0,44%) ke level 4.351,284. Sementara Indeks LQ45 menanjak 3,636 poin (0,49%) ke level 748,278.
Laju penguatan IHSG bisa lebih kencang jika tidak terhambat oleh aksi ambil untung yang dilakukan investor di saham-saham unggulan. Penguatan kali ini berkat banyaknya aksi beli di saham-saham lapis dua.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 129.079 kali pada volume 5,45 miliar lembar saham senilai Rp 4,597 triliun. Sebanyak 122 saham naik, sisanya 96 saham turun, dan 117 saham stagnan.
Bursa-bursa di regional mengakhiri perdagangan hari ini dengan bergerak mixed cenderung menguat. Meski banyak sentimen negatif, hanya bursa saham Singapura yang masih terjebak di zona merah.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai menguat 7,53 poin (0,37%) ke level 2.055,42. Â
- Indeks Hang Seng melonjak 253,34 poin (1,20%) ke level 21.441,99. Â
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 3,68 poin (0,04%) ke level 8.664,73. Â
- Indeks Straits Times melemah 22,43 poin (0,75%) ke level 2.985,14. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 140.000, Adira Finance (ADMF) naik Rp 900 ke Rp 12.000, Lippo Insurance (LPGI) naik Rp 395 ke Rp 2.225, dan Asahimas (AMFG) naik Rp 350 ke Rp 8.000.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 38.950, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 500 ke Rp 46.300, United Tractor (UNTR) turun Rp 200 ke Rp 19.600, dan Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) turun Rp 200 ke Rp 5.000.
(ang/dru)











































