Seperti dari prospektus ringkas perseroan, Senin (19/11/2012), dana hasil aksi korporasi itu akan digunakan untuk melunasi utang-utang perseroan.
Utang-utang tersebut antara lain, Medium Term Notes (MTN) I tahap I tahun 2009 seri B yang jatuh tempo 23 Desember 2012 senilai Rp 207 miliar, MTN I tahap II tahun 2012 seri B yang jatuh tempo pada 3 Februari 2013 senilai Rp 4,8 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obligasi ini mendapatkan peringkat idAA- dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). PT Bahana Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia sudah dipercaya untuk menjadi penjamin emisi alias underwriter dalam aksi korporasi ini.
Surat utang tahap pertama dari emiten berkode MEDC itu akan mulai ditawarkan pada 19 November hingga 3 Desember 2012. Setelah mendapat tanggal efektif yang diperkirakan 10 Desember, maka akan dilanjutkan dengan penawaran umum pada 10-13 Desember 2012.
Surat utang perusahaan milik pengusaha Arifin Panigoro ini akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2012 mendatang.
(ang/dnl)











































